<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edukasi Archives - Radar Purwakarta</title>
	<atom:link href="https://radarpurwakarta.com/category/edukasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarpurwakarta.com/category/edukasi/</link>
	<description>Solusi Berita Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 May 2025 05:25:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-da41d131-b969-4017-b21c-d18b87d9c093-80x80.jpg</url>
	<title>Edukasi Archives - Radar Purwakarta</title>
	<link>https://radarpurwakarta.com/category/edukasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232691580</site>	<item>
		<title>Tahfidz Studio TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta, Kenangan Indah Menjelang Kelulusan</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 05:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#SekolahSangJuara #Unggulan #Purwakarta #Terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=517</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwakarta, Sabtu 24 Mei 2025 — Suasana penuh...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/">Tahfidz Studio TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta, Kenangan Indah Menjelang Kelulusan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_520" aria-describedby="caption-attachment-520" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-520" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/Biru-Putih-Abstrak-Modern-Sertifikat-Penghargaan-Juara-Lomba-2-700x400.png" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-520" class="wp-caption-text">Rekaman Siswa-Siswi TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta</figcaption></figure>
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true">
<div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden" tabindex="-1">
<div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="cb4093ce-4bc2-422d-baf4-d17fed70ba42" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark">
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true">
<div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden" tabindex="-1">
<div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="cb4093ce-4bc2-422d-baf4-d17fed70ba42" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark">
<p data-start="106" data-end="420"><em data-start="106" data-end="137">Purwakarta, Sabtu 24 Mei 2025</em> — Suasana penuh semangat menyelimuti siswa-siswi TK B, TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta dalam kegiatan <em data-start="232" data-end="248">Tahfidz Studio</em> yang dilaksanakan pada Sabtu, 24/5/2025. Kegiatan ini menjadi salah satu program spesial bagi siswa-siswi TK B menjelang kelulusan dari jenjang taman kanak-kanak.</p>
<p data-start="422" data-end="888">Tahfidz Studio adalah kegiatan rekaman hafalan Al-Qur’an yang dilakukan oleh setiap anak TK B. Masing-masing anak merekam satu surat Al-Qur’an secara penuh di studio rekaman khusus yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Rekaman ini tidak hanya akan dipublikasikan di media sosial sekolah sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an, tetapi juga akan menjadi kenang-kenangan berharga yang dapat disimpan dan dikenang saat mereka tumbuh dewasa.</p>
<figure id="attachment_521" aria-describedby="caption-attachment-521" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-521" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-26-at-11.26.54-1-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-521" class="wp-caption-text">Ananda Zein Ma&#8217;ali (TK B) sedang rekaman hafalan surat di Studio Rekaman TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta</figcaption></figure>
<p data-start="890" data-end="1323">Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Baik anak-anak, orang tua, maupun guru-guru tampak sangat bersemangat dalam menyambut dan menyukseskan acara ini. Persiapan dilakukan secara matang, mulai dari penataan tempat, pemilihan pakaian yang mendukung penampilan anak saat rekaman, pengaturan kamera untuk hasil terbaik, hingga memastikan kesiapan mental anak-anak agar tampil percaya diri saat membacakan hafalan mereka.</p>
<p data-start="1325" data-end="1526">Kepala TKIT Nurul Hikmah III, Fendi Setiawan, S.Pd dalam sambutannya, menyampaikan bahwa <em data-start="1393" data-end="1409">Tahfidz Studio</em> merupakan salah satu fasilitas istimewa bagi siswa TK B sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.</p>
<blockquote data-start="1528" data-end="1834">
<p data-start="1530" data-end="1834">&#8220;Kami ingin memberikan sesuatu yang bermakna bagi anak-anak sebelum mereka lulus. Melalui Tahfidz Studio, kami berharap ini menjadi kenangan indah yang bisa dikenang sampai mereka dewasa nanti. Ini adalah bentuk penghargaan untuk usaha mereka dalam mencintai Al-Qur’an sejak dini,” ungkap Fendi, Kepala TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta.</p>
</blockquote>
<p data-start="1836" data-end="2035">Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi yang luar biasa antara pihak sekolah dan para orang tua. Kolaborasi yang erat tersebut menjadi kunci utama kelancaran dan keberhasilan program ini. Adapun ke depan murotal yang setiap hari dibunyikan di sekolah bisa menggunakan rekaman hasil siswa-siswi TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta.</p>
<p data-start="2037" data-end="2379">Dengan adanya Tahfidz Studio, TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta tidak hanya memberikan pengalaman berharga dalam proses belajar anak, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan kedekatan emosional antara anak, orang tua, dan sekolah. Sebuah langkah kecil yang membawa makna besar dalam membangun generasi cinta Al-Qur’an sejak usia dini.</p>
<p data-start="2381" data-end="2571" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Selamat dan sukses untuk seluruh siswa TK B TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta. Semoga hafalan yang telah direkam hari ini menjadi cahaya dan keberkahan dalam perjalanan hidup kalian ke depan. Silakan bisa cek kegiatan TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta di Youtube Nurul Hikmah III Purwakarta dan Instagram @nh3_purwakarta.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
<div class="pointer-events-none h-px w-px" aria-hidden="true" data-edge="true"></div>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/">Tahfidz Studio TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta, Kenangan Indah Menjelang Kelulusan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">517</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Raya Pos: Jalan Hebat dari Anyer ke Panarukan</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 23:44:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siapa Itu Herman Willem Daendels? Herman Willem Daendels...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/">Jalan Raya Pos: Jalan Hebat dari Anyer ke Panarukan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_510" aria-describedby="caption-attachment-510" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-510" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/ljh-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-510" class="wp-caption-text">Hai teman-teman aku Esa Putri Argiyanti siswi kelas 6 di SDIT Nurul Hikmah III Purwakarta! Kali ini aku mau cerita tentang Jalan Raya Pos, atau sering juga disebut Jalan Daendels. Jalan ini sangat terkenal dalam sejarah Indonesia, karena dibuat pada masa penjajahan Belanda oleh seorang tokoh bernama Herman Willem Daendels.</figcaption></figure>
<figure id="attachment_512" aria-describedby="caption-attachment-512" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-512" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/hihi-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-512" class="wp-caption-text">De Groote Postweg atau Jalan Raya Pos adalah sebuah proyek jalan raya yang dibangun oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Herman Willem Daendles dalam misinya memodernisasi Jawa terutama dalam bidang pertahanan dan pemerintahan.</figcaption></figure>
<p><strong>Siapa Itu Herman Willem Daendels?</strong></p>
<p>Herman Willem Daendels adalah seorang jenderal dari Belanda. Ia lahir pada tanggal 21 Oktober 1762 di Hattem, Belanda. Awalnya, ia bukan tentara, tapi seorang pengacara. Tapi lama-lama ia menjadi tentara dan dikenal sangat pintar dalam hal strategi perang. Karena kepintarannya itu, ia dikirim ke Indonesia oleh Raja Louis Napoleon untuk menjadi Gubernur Jenderal di Hindia Belanda, yaitu Indonesia saat masih dijajah.</p>
<p>Daendels datang ke Jawa (Indonesia) pada tanggal 1 Januari 1808. Perjalanannya sangat panjang, bahkan sampai 10 bulan! Ia harus naik kapal jauh-jauh dari Eropa, lewat Maroko, Kepulauan Canary, sampai Amerika dulu sebelum akhirnya sampai ke Indonesia. Ia mendarat di kota Anyer, Banten.</p>
<p><strong>Kenapa Jalan Raya Pos Dibangun?</strong></p>
<p>Saat pertama kali datang, Daendels melihat kondisi jalan di Jawa sangat buruk. Jalan-jalan itu sempit, becek, berlumpur, dan sulit dilewati. Ia jadi khawatir, bagaimana kalau tentara Inggris menyerang? Pasukan Belanda tidak bisa bergerak cepat karena jalan jelek. Nah, karena itu, Daendels punya ide untuk membangun jalan besar yang kuat dan panjang supaya pasukan bisa bergerak cepat dari barat ke timur Pulau Jawa.</p>
<p>Jalan ini diberi nama Jalan Raya Pos atau dalam bahasa Belanda disebut De Groote Postweg.</p>
<p><strong>Proyek Besar: Jalan dari Anyer ke Panarukan</strong></p>
<p>Pembangunan jalan ini dimulai pada tahun 1808. Jalan ini membentang lebih dari 1.000 kilometer dari Anyer di ujung barat Pulau Jawa sampai ke Panarukan di ujung timur. Bayangkan, betapa jauhnya!</p>
<p>Daendels ingin jalan ini selesai dalam satu tahun saja. Ia mulai membangun dari Anyer ke Batavia (sekarang Jakarta), lalu terus ke timur. Untuk membangun jalan sepanjang ini, banyak tenaga kerja yang digunakan, termasuk rakyat Indonesia.</p>
<p><strong>Cara Daendels Membangun Jalan</strong></p>
<p>Di awal pembangunan, Daendels memperbaiki dan memperlebar jalan yang sudah ada. Jalan Anyer ke Batavia yang dulu ditempuh dalam 4 hari, jadi bisa ditempuh dalam sehari saja! Tapi semakin ke timur, pekerjaan makin sulit karena harus melewati hutan belantara, gunung, dan sungai.</p>
<p>Awalnya, pemerintah Belanda membiayai pembangunan jalan ini. Tapi karena uang habis, Daendels meminta para bupati (pemimpin daerah saat itu) untuk membantu pembangunan di daerah masing-masing. Ini membuat banyak rakyat dipaksa kerja keras, bahkan ada yang sakit dan meninggal karena harus kerja berat tanpa alat yang memadai.</p>
<p><strong>Apa Fungsi Jalan Raya Pos?</strong></p>
<p>Walaupun awalnya dibangun untuk keperluan militer, ternyata jalan ini punya banyak manfaat lain juga, lho!</p>
<p>Untuk komunikasi: Surat bisa dikirim lebih cepat dari kota ke kota karena adanya pos-pos pergantian kuda setiap 8 kilometer.</p>
<p>Untuk ekonomi: Barang-barang hasil bumi bisa dikirim dan dijual lebih mudah.</p>
<p>Untuk hukum: Tahanan dan saksi bisa dibawa dengan lebih cepat ke tempat pengadilan.</p>
<p>Untuk persatuan: Pulau Jawa jadi lebih terhubung karena jalan ini menghubungkan kota-kota besar dari barat ke timur.</p>
<p>Sebelum jalan ini ada, perjalanan dari Jakarta ke Surabaya bisa memakan waktu sampai 3 minggu! Tapi setelah jalan jadi, surat bisa sampai dalam waktu beberapa hari saja.</p>
<p><strong>Sisi Gelap dari Pembangunan Jalan</strong></p>
<p>Walaupun Jalan Raya Pos membawa banyak manfaat, tapi kita juga harus tahu bahwa pembangunannya sangat menyusahkan rakyat. Banyak orang Indonesia dipaksa bekerja keras tanpa upah. Mereka harus bekerja di panas, hujan, bahkan di tempat yang berbahaya. Banyak dari mereka yang jatuh sakit dan meninggal.</p>
<p>Karena itu, sebagian orang menganggap Daendels itu kejam dan tidak peduli pada rakyat. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa sistem penjajahan setelah Daendels justru lebih parah. Jadi, kita harus melihat sejarah ini dengan adil dan jujur.</p>
<p><strong>Warisan Daendels</strong></p>
<p>Setelah masa tugasnya selesai, Daendels kembali ke Eropa dan kemudian dikirim ke Afrika untuk menjadi gubernur di sana. Ia meninggal dunia pada tahun 1818 karena penyakit tropis.</p>
<p>Walaupun ia penjajah, Daendels meninggalkan jejak penting dalam sejarah Indonesia, terutama Jalan Raya Pos yang sekarang masih bisa kita lihat sisa-sisanya. Bahkan, banyak jalan utama di Pulau Jawa saat ini dibangun di atas jalur Jalan Raya Pos!</p>
<p>Beberapa kota yang berkembang pesat saat ini, seperti Cirebon, Tegal, Semarang, Surabaya, dan lain-lain, dulunya berada di sepanjang jalan ini. Maka tidak heran kalau jalan ini dianggap sebagai awal mula transportasi modern di Pulau Jawa.</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Jalan Raya Pos adalah jalan besar yang dibangun oleh Herman Willem Daendels dari Anyer sampai Panarukan pada tahun 1808. Jalan ini dibangun untuk kepentingan militer, tetapi juga membawa dampak besar bagi komunikasi, ekonomi, dan persatuan Pulau Jawa.</p>
<p>Walaupun banyak rakyat menderita saat membangunnya, jalan ini tetap menjadi salah satu jejak sejarah penting di Indonesia. Kita bisa belajar bahwa dalam sejarah, ada hal baik dan buruk yang harus kita pahami dengan adil.</p>
<p>Semoga kita sebagai generasi muda bisa mengambil pelajaran dari sejarah ini: bahwa kemajuan itu penting, tapi harus dilakukan dengan cara yang adil dan tidak menyakiti orang lain.</p>
<p><strong>Refrensi</strong></p>
<p>Carey, P. (2008). The Power of Prophecy: Prince Dipanagara and the End of an Old Order in Java, 1785-1855. Leiden: KITLV Press.</p>
<p>Ricklefs, M. C. (2008). A History of Modern Indonesia Since c. 1200. Stanford: Stanford University Press.</p>
<p>Sutherland, H. (1979). The Making of a Bureaucratic Elite: The Colonial Transformation of the Javanese Priyayi. Singapore: Heinemann Educational Books.</p>
<p>Vlekke, B. H. M. (1959). Nusantara: A History of Indonesia. The Hague: W. van Hoeve.</p>
<p>Ricklefs, M.C. (2008). Sejarah Indonesia Modern 1200-2008. Jakarta: Serambi.</p>
<p>Carey, P. (2011). The Power of Prophecy: Prince Dipanagara and the End of an Old Order in Java, 1785-1855. Leiden: KITLV Press.</p>
<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas 6. Jakarta: Kemendikbud.</p>
<p>Tarling, N. (2001). The Cambridge History of Southeast Asia. Cambridge: Cambridge University Press.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/">Jalan Raya Pos: Jalan Hebat dari Anyer ke Panarukan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">514</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tasmi’ Al-Qur’an TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta: Puncak Perjuangan Ananda dalam Menghafal Kalamullah</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 00:42:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Purwakarta #DediMulyadi #Sekolah #Islam #Terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=492</guid>

					<description><![CDATA[<p>Foto Uji Tasmi Ananda Faridah oleh ustaz Ahmad...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/">Tasmi’ Al-Qur’an TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta: Puncak Perjuangan Ananda dalam Menghafal Kalamullah</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-496" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-09-at-07.44.01-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Foto Uji Tasmi Ananda Faridah oleh ustaz Ahmad Maulana</p>
<p data-start="231" data-end="609"><strong data-start="231" data-end="257"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Purwakarta, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">7 </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Mei </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">2025</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8"> — </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Purwakarta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kembali </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menegaskan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">komitmennya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sebagai </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">salah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">satu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">lembaga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pendidikan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Islam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">terbaik </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kabupaten </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Purwakarta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">melalui </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kegiatan </span><strong data-start="417" data-end="437" data-is-only-node=""><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Tasmi’ </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">digelar </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Aula </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sekolah pada Rabu, (07/05/2025). </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kegiatan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menjadi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">puncak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dari </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">proses </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pembelajaran </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tahfidz </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">telah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ditempuh </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Ananda-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">selama </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kurang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">lebih </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">9 </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hingga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">10 </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bulan.</span></p>
<p data-start="231" data-end="609"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Adapun </span><strong data-start="1075" data-end="1093"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">peserta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Tasmi’</span></strong> <span class="_fadeIn_m1hgl_8">kali </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">antaranya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">adalah </span><em data-start="1123" data-end="1148"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Faridah, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hannah, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Sahiri</span></em><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, Ziyad, Ibrahim, Rasya, Mikhayla, Arman, Tufail, Hanin, Shakil, Razil, Nahla, Hujja, Qisthi, Rakhis, Zein, Nafeesha, Aminah, Nadia, Shafa, Aisha, Kalila, Shanum, Nouran, Nusaibah, Husein, Fahd, Rasya, Abdullah.</span></p>
<p data-start="611" data-end="1026"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Sekolah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dikenal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">karena </span><strong data-start="639" data-end="689"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">integrasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pembelajaran </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">formal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dengan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an</span></strong> <span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tidak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hanya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menerapkan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sistem </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">klasikal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pengajaran Al-Qur&#8217;an</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tetapi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">juga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menyediakan </span><strong data-start="783" data-end="814"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">program </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pengajaran </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">personal</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yaitu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">satu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">untuk </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">satu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siswa, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dilaksanakan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">secara </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">terjadwal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ruangan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">khusus </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">setiap </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">harinya. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Pendekatan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menunjukkan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">totalitas </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mencetak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">generasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’ani </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sejak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">usia </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dini.</span></p>
<p data-start="1028" data-end="1370"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">acara </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Tasmi’ </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kali </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">para </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siswa </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">diuji </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">oleh </span><strong data-start="1079" data-end="1102"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">empat </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">orang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">penguji</span></strong> <span class="_fadeIn_m1hgl_8">profesional </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dengan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">fokus </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">penilaian </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pada </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">aspek </span><strong data-start="1149" data-end="1207"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">makhrajul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">huruf, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kelancaran </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hafalan, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tajwid </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bacaan</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8">. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kegiatan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bukan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hanya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sebagai </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bentuk </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pengecekan kualitas anak-anak, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tetapi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">juga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">apresiasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">atas </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kerja </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">keras </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siswa, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">orang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tua </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mendampingi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">proses </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menghafal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an.</span></p>
<p data-start="1028" data-end="1370">Sementara itu, capaian hafalan Al-Qur&#8217;an tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, dilihat dari jumlah halafan, kualitas bacaan, dan jumlah peserta yang ikut tasmi. Adapun dalam praktiknya ada beberapa anak yang sudah Tuntas Tasmi 1 Juz dengan predikat Mumtaz.</p>
<p data-start="1372" data-end="1440"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kepala </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Purwakarta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pesannya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menyampaikan:</span></p>
<blockquote data-start="1442" data-end="1692">
<p data-start="1444" data-end="1692"><em data-start="1444" data-end="1692"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">&#8220;</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Alhamdulillah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sudah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">berjuang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menghafal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ayat </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">suci </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Terima </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kasih </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">untuk </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">para </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">orang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tua, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">seluruh </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">stakeholder </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">telah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">membantu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hingga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">titik </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Semoga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Allah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">membalas </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">setiap </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kebaikan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dengan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pahala </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">berlipat.&#8221; ungkap Fendi Setiawan, Kepala TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta.</span></em></p>
</blockquote>
<p data-start="1694" data-end="1973"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Ia </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">juga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menegaskan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bahwa </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sekolah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">selalu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menjaga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">konsistensi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kualitas. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Seluruh </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">baik </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kelas </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">maupun </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">merupakan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tenaga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">profesional </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">telah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mengantongi </span><strong data-start="1897" data-end="1927"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sertifikasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pendidik </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">resmi</span></strong> <span class="_fadeIn_m1hgl_8">sebagai </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bukti </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kompetensi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dedikasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mereka.</span></p>
<p data-start="1975" data-end="2201"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kegiatan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Tasmi’ </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tidak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hanya sebagai</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8"> rutinitas kegiatan saja</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">namun </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">juga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">wujud </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">nyata </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">misi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">membentuk </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">karakter </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siswa </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><strong data-start="2119" data-end="2200" data-is-only-node=""><span class="_fadeIn_m1hgl_8">berakhlak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mulia, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">cinta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siap </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menjadi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">generasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">unggul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">masa </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">depan</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8">.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/">Tasmi’ Al-Qur’an TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta: Puncak Perjuangan Ananda dalam Menghafal Kalamullah</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">492</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Unsika Olah Limbah Kulit Rambutan Jadi Handsanitizer</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-olah-limbah-kulit-rambutan-jadi-handsanitizer/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-olah-limbah-kulit-rambutan-jadi-handsanitizer/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2025 13:38:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=476</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com &#8211; Purwakarta &#8211; Musim rambutan tiba, mahasiswa...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-olah-limbah-kulit-rambutan-jadi-handsanitizer/">Mahasiswa Unsika Olah Limbah Kulit Rambutan Jadi Handsanitizer</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_477" aria-describedby="caption-attachment-477" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-477" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-30-at-19.19.18-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-477" class="wp-caption-text">Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Unsika mengolah limbah kulit rambutan menjadi cairan antiseptic handsanitizer di Desa Cikadu Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta, Senin (27/1/2025)</figcaption></figure>
<p><strong>RadarPurwakarta.com &#8211;</strong> Purwakarta &#8211; Musim rambutan tiba, mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) memanfaatkan kulit rambutan menjadi cairan antiseptik handsanitizer.</p>
<p>&#8220;Kebetulan musim rambutan sudah tiba dan sangat banyak di Desa Cikadu, kami melihat potensi yang dapat dikembangkan dari buah ini, salah satunya adalah dengan mengolah kulitnya menjadi cairan antiseptik handsanitizer, &#8221; Kata Non Aeni Febrianti mahasiswa Teknik Kimia Unsika di Desa Cikadu Kecamatan Cibatu Kab. Purwakarta. Senin (27/1/2025)</p>
<p>Desa Cikadu ini merupakan salah satu desa penghasil rambutan yang besar. Kebetulan kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) kami melihat potensi ini untuk dikembangkan. Kulit buah rambutan yang tidak bernilai dapat dimanfaatkan menjadi cairan antiseptik handsanitizer yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.</p>
<p>&#8220;Kulit rambutan mengandung senyawa atau zat antosianin yang merupakan senyawa antibakteri dimana dapat membunuh dan mencegah mikrobiologi, &#8221; Terang Non Aeni Febrianti</p>
<p>Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Mahasiswa KKN di Desa Cikadu Kecamatan Cibatu Purwakarta, Mochamad Faizal Rizki mengatakan bahwa program ini bertujuan menyosialisasikan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor tiga yaitu mempromosikan kesehatan yang baik, selain itu sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dalam mengolah limbah/sisa-sisa yang tidak bernilai menjadi produk bermanfaat bagi masyarakat desa.</p>
<p>&#8220;Mahasiswa dirancang untuk menggali masalah sekaligus membuat solusi yang dapat membantu masyarakat desa, dalam hal ini mengolah cairan antiseptik dari kulit rambutan yang alami dan ramah lingkungan, sebagai upaya menyosialisasikan SDGs nomor tiga yaitu kesehatan yang baik &#8221; Kata Mochamad Faizal Rizki.</p>
<p>Non Aeni Febrianti menerangkan bahwa produksi cairan antiseptik handsanitizer dari kulit rambutan ini sangat sederhana dan bisa dilakukan di rumah.</p>
<p>&#8220;Proses pembuatan handsanitizer sangat sederhana, pertama, bersihkan kulit rambutan, lalu dipotong dan dikeringkan selama kurang lebih 2-3 hari di bawah sinar matahari. Kemudian kulit rambutan yang sudah kering dihaluskan menggunakan penggiling seperti blender, mulai proses ekstrasksi yaitu dimana proses untuk pengambilan senyawa antosianin ini dengan cara direndam dengan alkohol 70% yang sudah diasamkan dengan hcl1% lalu di panaskan dengan suhu 70°C hingga pigmen atau warna merah dari kulit rambutan tersebut keluar yang menandakan antosianin ini sudah di ekstraksi atau sudah keluar, Jelas Non Aeni Febrianti.</p>
<p>Non Aeni Febrianti mengatakan proses selanjutnya adalah dengan cara mendinginkan hasil ekstraksi dan siapkan bahan lainnya seperti: 1) Gliserin (untuk melembabkan dan menyesuaikan ph kulit); 2) Polysorbate-20 (untuk menghomogenisasi formulasi yg sudah di rancang); 3) Alkohol 70% ( untuk mengstabillan manfaat yang sudah ada); 4) ⁠Aquades; 5) cocamidopropyl betaine ( pengawet agar produk tahan terhadap waktu); dan 6) ⁠Hasil ekstraksi kulit rambutan yang dimasukan satu persatu kedalam wadah dan di aduk hingga homogen/rata. Selanjutnya setelah pH sesuai di kadar 4,5 maka handsanitizer sudah aman untuk digunakan pada kulit dan siap untuk masukan kedalam kemasan.</p>
<p>&#8220;Warga desa, seperti petani dapat memanfaatkan handsanitizer dari kulit rambutan ini ketikan hendak makan setelah bekerja di sawah/kebun agar tangan bersih sebelum menyantap makanan, &#8221; Pungkasnya</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-olah-limbah-kulit-rambutan-jadi-handsanitizer/">Mahasiswa Unsika Olah Limbah Kulit Rambutan Jadi Handsanitizer</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-olah-limbah-kulit-rambutan-jadi-handsanitizer/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">476</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang Bersama Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Purwakarta Wujudkan Penghijauan Desa Karyamekar</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kkn-universitas-singaperbangsa-karawang-bersama-cabang-dinas-kehutanan-wilayah-ii-purwakarta-wujudkan-penghijauan-desa-karyamekar/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kkn-universitas-singaperbangsa-karawang-bersama-cabang-dinas-kehutanan-wilayah-ii-purwakarta-wujudkan-penghijauan-desa-karyamekar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 08:58:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[#KKN #Unsika #Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=467</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com &#8211; Purwakarta, 17 Januari 2024 – Mahasiswa...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kkn-universitas-singaperbangsa-karawang-bersama-cabang-dinas-kehutanan-wilayah-ii-purwakarta-wujudkan-penghijauan-desa-karyamekar/">Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang Bersama Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Purwakarta Wujudkan Penghijauan Desa Karyamekar</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_468" aria-describedby="caption-attachment-468" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-468" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-24-at-15.35.13-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-468" class="wp-caption-text">Foto bersama usai kegiatan penanaman bibit dalam program kerja “Penghijauan Desa” Desa Karyamekar, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta.</figcaption></figure>
<p><strong>RadarPurwakarta.com &#8211; Purwakarta</strong>, 17 Januari 2024 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang yang berlokasi di Desa Karyamekar, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, sukses melaksanakan program kerja bertajuk “Penghijauan Desa.” Program ini mendapat dukungan penuh dari Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah II Purwakarta, yang menyumbangkan 35 bibit pohon pelindung dan produktif, seperti durian, rambutan, kopi, mangga, petai, matoa, dan jati. Bibit-bibit tersebut ditanam di lahan RW 03 RT 12 Desa Karyamekar, sebagai langkah untuk mendukung pelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan, Jumat (17/1).</p>
<p>Program “Penghijauan Desa” dihadiri langsung oleh Yayan Ariyanto, S.St., M.P., sebagai Penyuluh Kehutanan Madya dari CDK Wilayah II Purwakarta, bersama enam jajarannya. Selain itu, Kepala Desa Karyamekar, H. Nardi, S.M., Sekretaris Desa Karyamekar, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas Karyamekar, seluruh Ketua RW dan RT, kelompok tani, serta jajaran aparatur desa lainnya turut hadir mendukung program tersebut.</p>
<p>Penyuluh Kehutanan Madya, Yayan Ariyanto dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penghijauan untuk menjaga lingkungan desa. “Kegiatan ini bukan hanya soal menanam pohon, tetapi juga menanam harapan akan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Dengan semangat gotong royong, kami berharap Desa Karyamekar dapat menjadi desa yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p>Kepala Desa Karyamekar, H. Nardi, juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dan dukungan CDK Wilayah II. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang dan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah II Purwakarta atas upayanya mewujudkan desa yang lebih hijau. Bibit-bibit ini merupakan langkah awal yang sangat baik untuk masa depan Desa Karyamekar yang nantinya akan dirawat secara berkelanjutan oleh warga Desa Karyamekar,” ujarnya.</p>
<p>Kormatim KKN Desa Karyamekar, Resa Ramadhan menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan. “Melalui program ini, kami ingin warga Desa Karyamekar tidak hanya merasakan lingkungan yang lebih hijau tetapi juga mendapatkan manfaat dari hasil pohon-pohon yang telah ditanam bersama. Kami juga berharap warga desa bisa bersama-sama menjaga dan merawat pohon-pohon ini,” ujarnya.</p>
<p>Penanaman bibit dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh peserta yang hadir, termasuk berbagai pihak yang terlibat. Kebersamaan dalam proses penanaman ini mencerminkan semangat gotong royong yang kuat. Dengan terlaksananya program kerja “Penghijauan Desa”, diharapkan Desa Karyamekar dapat menjadi desa yang lebih hijau dan lestari untuk generasi mendatang.</p>
<p>Program ini diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk ikut peduli terhadap lingkungan.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kkn-universitas-singaperbangsa-karawang-bersama-cabang-dinas-kehutanan-wilayah-ii-purwakarta-wujudkan-penghijauan-desa-karyamekar/">Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang Bersama Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Purwakarta Wujudkan Penghijauan Desa Karyamekar</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kkn-universitas-singaperbangsa-karawang-bersama-cabang-dinas-kehutanan-wilayah-ii-purwakarta-wujudkan-penghijauan-desa-karyamekar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">467</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KKN UNSIKA 2025: Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Desa Cibatu untuk Perubahan Berkelanjutan</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/kkn-unsika-2025-kolaborasi-mahasiswa-dan-warga-desa-cibatu-untuk-perubahan-berkelanjutan/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/kkn-unsika-2025-kolaborasi-mahasiswa-dan-warga-desa-cibatu-untuk-perubahan-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 02:32:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=462</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com &#8211; Purwakarta, Januari 2025 – Sebanyak 22...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/kkn-unsika-2025-kolaborasi-mahasiswa-dan-warga-desa-cibatu-untuk-perubahan-berkelanjutan/">KKN UNSIKA 2025: Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Desa Cibatu untuk Perubahan Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_463" aria-describedby="caption-attachment-463" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-463" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-23-at-08.43.46-1-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-463" class="wp-caption-text">Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang Posko KKN Desa CIbatu</figcaption></figure>
<p><strong>RadarPurwakarta.com &#8211;</strong> Purwakarta, Januari 2025 – Sebanyak 22 mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cibatu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Program ini berlangsung selama satu bulan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Muhammad Mury Syafei, M.Pd., dengan tujuan membantu masyarakat desa dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.</p>
<p>Mahasiswa yang tergabung dalam KKN ini berasal dari berbagai jurusan di UNSIKA, antara lain:</p>
<p>1. Aan Putri Ardiyati, PBSI<br />
2. Aerlangga Fajrian Nurfadlila, Ilmu Hukum<br />
3. Nazara Syifa Azzahra, Pendidikan Bahasa Inggris<br />
4. Reyhan Prasetya Wahasta, Pendidikan Masyarakat<br />
5. Sabrina Mutiara Ardini, Ilmu Komunikasi<br />
6. Laila Cantika, Pendidikan Matematika<br />
7. Jessicha Adinda Mefia Ariyanti, Ilmu Pemerintahan<br />
8. Deras Wati, Agribisnis<br />
9. Rival Ludin Lestari, PAI<br />
10. Wisam Maulana Iqbal, PAI<br />
11. Talitha Aristawati, Agroteknologi<br />
12. Sarah Daiyyah Istiqomah, PAI<br />
13. Marchella Sitompul, Ilmu Hukum<br />
14. Atika Marwa, Pendidikan Islam Anak Usia Dini<br />
15. Syifa&#8217;ul Hidayah, Manajemen Pendidikan Islam<br />
16. Alvian Dwi Yulianto, Teknik Mesin<br />
17. Theresia Natalie Cahyani, Farmasi<br />
18. Naila Nura&#8217;ini, Akuntansi<br />
19. Nur Anggraeni Tj, PJKR<br />
20. Garindra Ganeswara, Hubungan Internasional<br />
21. Fikib Dwi Aulia, Ilmu Pemerintahan<br />
22. Rizki Iqbal Nugraha, Teknik Kimia</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-464" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-23-at-08.43.46-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Berbagai program telah dilakukan selama KKN, seperti penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan, pengajaran di sekolah, dan kegiatan gotong royong bersama warga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa.</p>
<p>Kepala Desa Cibatu, Loretta, SE, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UNSIKA di desanya. Loretta berharap program ini dapat membantu mempercepat pembangunan desa serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warganya. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam membawa inovasi dan pengetahuan baru ke Desa Cibatu.</p>
<p>DPL Muhammad Mury Syafei, M.Pd., memberikan arahan dan motivasi kepada mahasiswa untuk memaksimalkan kontribusi mereka di Desa Cibatu. Ia berharap kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan di desa tersebut.</p>
<p>Dengan dukungan penuh dari Kepala Desa Loretta, SE, dan sinergi antara mahasiswa, masyarakat, serta pemerintah desa, KKN UNSIKA di Desa Cibatu diharapkan dapat menciptakan dampak yang bermanfaat dan mendukung kemajuan Desa Cibatu di masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/kkn-unsika-2025-kolaborasi-mahasiswa-dan-warga-desa-cibatu-untuk-perubahan-berkelanjutan/">KKN UNSIKA 2025: Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Desa Cibatu untuk Perubahan Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/kkn-unsika-2025-kolaborasi-mahasiswa-dan-warga-desa-cibatu-untuk-perubahan-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">462</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Unsika Ubah Sampah  Plastik Menjadi Produk Bernilai Ekonomi</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-ubah-sampah-plastik-menjadi-produk-bernilai-ekonomi/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-ubah-sampah-plastik-menjadi-produk-bernilai-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jan 2025 01:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[#KKN #Mahasiswa #Dosen #Unsika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=458</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com &#8211; Purwakarta &#8211; Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-ubah-sampah-plastik-menjadi-produk-bernilai-ekonomi/">Mahasiswa Unsika Ubah Sampah  Plastik Menjadi Produk Bernilai Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_459" aria-describedby="caption-attachment-459" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-459 size-large" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-20-at-23.24.23-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-459" class="wp-caption-text">Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang memberikan penyuluhan pengolahan sampah plastik menjadi produk-produk bernilai ekonomi seperti dompet, kipas, dan tas di Desa Cikadu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta Senin, (20/01/2024).</figcaption></figure>
<p><strong>RadarPurwakarta.com &#8211; Purwakarta &#8211;</strong> Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) memberikan penyuluhan warga Desa Cikadu Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta cara untuk mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi.</p>
<p>&#8220;Pada awalnya kami ingin mengatasi sampah plastik yang banyak mencemari lingkungan dan akhirnya kami memikirkan bagaimana kalau sampah plastik bisa diolah jadi produk yang bernilai ekonomi, seperti dompet,&#8221; Kata Kelsha Berliana Rifty mahasiswi Universitas Singaperbangsa Karawang saat memberikan presentasi penyuluhan pengolahan limbah plastik di Desa Cikadu, Senin (20/1/2024).</p>
<p>Kepala Desa Cikadu H. A. Sulaeman mengapresiasi kegiatan KKN mahasiswa Unsika tersebut di desanya.</p>
<p>&#8220;Kami sangat mengapresiasi mahasiswa KKN Unsika dalam upaya memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan, ini hal yang positif bagi warga desa,&#8221; Ujar H. A. Sulaeman</p>
<p>Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Mahasiswa Unsika Desa Cikadu Mochamad Faizal Rizki mengatakan sampah plastik sudah menjadi isu dunia yang perlu disikapi secara serius.</p>
<p>&#8220;Sejalan dengan sustainable development goals (SDGs) maka mahasiswa perlu dilibatkan dalam mengedukasi masyarakat terkait keberlanjutan yaitu pengolahan sampah terutama plastik yang sudah mencemari lingkungan,&#8221; Ujar Mochamad Faizal Rizki DPL KKN mahasiswa Desa Cikadu.</p>
<p>Lebih lanjut terkait dengan pengolahan sampah plastik ini masyarakat diberikan pelatihan untuk mengolah sampah plastik sekali pakai menjadi produk seperti dompet, kipas dan tas yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sebagai alternatif untuk mengolah sampah plastik.</p>
<figure id="attachment_460" aria-describedby="caption-attachment-460" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-460" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-20-at-23.24.21-1-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-460" class="wp-caption-text">Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang</figcaption></figure>
<p>&#8220;Dari sampah plastik sekali pakai akan diolah menjadi produk-produk yang bernilai jual, seperti dompet, kipas, tas dll. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa,&#8221; Tambah Kelsha.</p>
<p>Mahasiswa KKN Unsika berupaya untuk turut berkontribusi dalam program SDGs 2015-2030 dalam mewujudkan dunia yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-ubah-sampah-plastik-menjadi-produk-bernilai-ekonomi/">Mahasiswa Unsika Ubah Sampah  Plastik Menjadi Produk Bernilai Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-unsika-ubah-sampah-plastik-menjadi-produk-bernilai-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">458</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Daop 6 Yogyakarta Selenggarakan Napak Tilas Jalur Kereta Api Yogyakarta-Magelang</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/daop-6-yogyakarta-selenggarakan-napak-tilas-jalur-kereta-api-yogyakarta-magelang/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/daop-6-yogyakarta-selenggarakan-napak-tilas-jalur-kereta-api-yogyakarta-magelang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 14:02:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[#Daop6 #Yogyakarta #Magelang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=445</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com &#8211; KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta,...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/daop-6-yogyakarta-selenggarakan-napak-tilas-jalur-kereta-api-yogyakarta-magelang/">Daop 6 Yogyakarta Selenggarakan Napak Tilas Jalur Kereta Api Yogyakarta-Magelang</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_446" aria-describedby="caption-attachment-446" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-446" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-21-at-16.34.44-700x400.jpeg" alt="Dok.Pribadi" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-446" class="wp-caption-text">Dok.Pribadi</figcaption></figure>
<div class="flex max-w-full flex-col flex-grow">
<div class="min-h-8 text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words text-start [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="9d3f2b6e-e19b-4232-82b9-a9a5f5869cba" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light">
<p><strong>RadarPurwakarta.com &#8211;</strong> KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, bekerja sama dengan Indonesia Railways Preservation Society (IRPS), mengadakan Napak Tilas Jalur KA Nonaktif Yogyakarta-Magelang pada Sabtu (21/12). Acara ini melibatkan belasan jurnalis dan anggota IRPS.</p>
<p>Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali sejarah perkeretaapian di jalur tersebut. “Kami mengundang media sebagai mitra untuk menyebarkan informasi mengenai pentingnya pelestarian jalur kereta api bersejarah,” ujarnya.</p>
<p>Napak tilas ini dikemas dalam bentuk mini touring, dengan beberapa pemberhentian di lokasi bersejarah, seperti bekas Stasiun Tempel, Jembatan KA Kali Krasak, Jembatan KA Kali Pabelan, dan bekas Stasiun Magelang Kota.</p>
<p>Stasiun Tempel, yang dibangun pada 1895 dan ditutup pada 1976, menjadi salah satu titik bersejarah yang dikunjungi. Penutupan stasiun ini disebabkan oleh runtuhnya jembatan di Kali Krasak akibat lahar dingin dari Gunung Merapi pada 1975. Saat ini, bangunan utama stasiun masih berdiri dan digunakan sebagai tempat penitipan anak. Beberapa peninggalan lain, seperti palang perlintasan, menara air, bekas gudang, dan tuas sinyal, masih dapat ditemukan.</p>
<p>Peserta juga mengunjungi Jembatan KA Kali Krasak yang pernah runtuh dua kali akibat lahar dingin Merapi. Jembatan ini menghubungkan wilayah Jawa Tengah dan DIY. Selain itu, peserta melihat Jembatan KA Kali Pabelan, yang merupakan jembatan pengganti setelah jembatan pertama runtuh karena bencana yang sama.</p>
<p>Di akhir perjalanan, peserta singgah di bekas Stasiun Magelang Kota, yang dulu menjadi stasiun utama di Magelang. Sepanjang perjalanan, peserta melewati berbagai titik historis, seperti eks Stasiun Kutu, eks Halte Mlati (kini Poslantas Sendangadi Mlati), eks Stasiun Beran (sekarang Koramil Sleman), bekas Jembatan KA Pangukan, eks Halte Pangukan, eks Stasiun Sleman, eks Stasiun Muntilan (sekarang Terminal Muntilan), hingga eks Stasiun Magelang Kota.</p>
<p><strong>Apresiasi Daop 6 untuk Jurnalis Melalui Lomba Menulis</strong></p>
<p>Sebagai bentuk penghargaan kepada insan pers, Daop 6 Yogyakarta menyelenggarakan Kompetisi Jurnalistik sejak 30 November 2024. Kompetisi ini mengusung tema <em>Layanan Kereta Api yang Berkelanjutan dan Selamat untuk Transportasi Indonesia</em> dan terbuka bagi para jurnalis di wilayah Daop 6.</p>
<p>Pemenang lomba diumumkan dalam acara Napak Tilas bersama awak media dan komunitas IRPS. Kompetisi ini terdiri dari empat kategori, masing-masing dengan lima karya terbaik. Berikut daftar pemenangnya:</p>
<p><strong>1. Kategori Karya Tulis Jurnalistik (Cetak/Online)</strong></p>
<ul>
<li>Amin Kuntari (<em>harianmerapi.com</em>)</li>
<li>Putradi Pamungkas (<em>Tribun Solo</em>)</li>
<li>Pribadi Wicaksono (<em>tempo.co</em>)</li>
<li>Anisatul Umah (<em>Harian Jogja</em>)</li>
<li>Mela Arnani (<em>kompas.com</em>)</li>
</ul>
<p><strong>2. Kategori Karya Foto Jurnalistik</strong></p>
<ul>
<li>Guntur Aga Tirtana (<em>Jawa Pos Radar Jogja</em>)</li>
<li>Muhammad Ihsan Mulya Pratama (<em>Radar Solo</em>)</li>
<li>Andreas Fitri Atmoko (<em>Antara Foto</em>)</li>
<li>Christi Mahatma Wardhani (<em>Tribun Jogja</em>)</li>
<li>Muhammad Nursina Rasyidin (<em>Tribunnews Solo</em>)</li>
</ul>
<p><strong>3. Kategori Video Jurnalistik Televisi</strong></p>
<ul>
<li>Nasrul Nasikh (<em>SCTV Indosiar</em>)</li>
<li>Putut Anom Karangjati (<em>Metro TV</em>)</li>
<li>Heru Trijoko M (<em>RCTI MNC Group</em>)</li>
<li>Bagas Nour Dwiyanto (<em>RBTV</em>)</li>
<li>Viecintia Rina Pratomo (<em>Jogja TV</em>)</li>
</ul>
<p><strong>4. Kategori Karya Jurnalistik Radio</strong></p>
<ul>
<li>Rosihan Anwar (<em>RRI Yogyakarta</em>)</li>
<li>Tumijan (Izan Raharjo) (<em>Elshinta</em>)</li>
<li>Frista Zeuny Prihartanti (<em>Radio Retjo Buntung</em>)</li>
<li>Salmun Alexander (Adhe) (<em>Radio Sonora FM Yogya</em>)</li>
</ul>
<p>Melalui kegiatan ini, Daop 6 berharap jurnalis dapat terus berkontribusi dalam menyebarluaskan informasi mengenai perkeretaapian di Indonesia.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/daop-6-yogyakarta-selenggarakan-napak-tilas-jalur-kereta-api-yogyakarta-magelang/">Daop 6 Yogyakarta Selenggarakan Napak Tilas Jalur Kereta Api Yogyakarta-Magelang</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/daop-6-yogyakarta-selenggarakan-napak-tilas-jalur-kereta-api-yogyakarta-magelang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">445</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKNT IPB Kenalkan Nugget Lele Sebagai MP ASI Untuk Cegah Stunting</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting-3/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2024 17:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=413</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik IPB (KKNT IPB)...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting-3/">Mahasiswa KKNT IPB Kenalkan Nugget Lele Sebagai MP ASI Untuk Cegah Stunting</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik IPB (KKNT IPB) melaksanakan kegiatan GEMAS (Generasi Emas Bebas Stunting) yang merupakan sosialisasi mengenai bahaya dan pencegahan stunting, kegiatan ini menargetkan kader-kader PKK, puskesmas dan warga Kelurahan Nagri Kaler, Kabupaten Purwakarta, kegiatan ini dilakukan pada 24 Juli 2024</p>
<p>Hal ini dilakukan untuk mengoptimalisasi pencegahan stunting di Purwakarta serta meberikan inovasi MP ASI untuk anak agar lebih menarik bagi mereka. Dalam penyampaian materi masasiswa KKNT IPB mendatangkan narasumber dari IPB yaitu Dr. Yulina Eva Riany, S.P., M.Ed beliau merupakan dosen di Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia-IPB.</p>
<figure id="attachment_409" aria-describedby="caption-attachment-409" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-409" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2024/08/yfdyjd-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-409" class="wp-caption-text">Dok.Pribadi</figcaption></figure>
<p>Selain penyampaian materi masiswa KKNT IPB melakukan demo memasak MP ASI yang berbahan dasar lele. Mahasiswa melakukan demo bagaimana membuat <em>nugget </em>dari ikan lele agar lebih menarik dan dapat dikonsumsi oleh anak-anak dengan mudah, kenapa lele?, ikan lele mengandung protein yang tinggi. Dalam 500 gram ikan lele dumbo (4 ekor) mengandung 12 gram protein 149 energi kalori, 8,4 gram lemak, dan 6,4 gram karbohidrat serta ikan lele juga mudah didapatkan.</p>
<figure id="attachment_410" aria-describedby="caption-attachment-410" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-410" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2024/08/dhdfuj-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-410" class="wp-caption-text">Dok.Pribadi</figcaption></figure>
<p>Diakhir acara Mahasiswa KKNT membagikan buku resep MP ASI kepada peserta, buku yang di bagikan berisi resep resep MP ASI serta perbadingan gizi yang diperlukan oleh anak-anak. Harapan dari kegiatan GEMAS (Generasi Emas Bebas Stunting) yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKNT IPB adalah mampu mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kader-kader PKK dan puskesmas di Kelurahan Nagri Kaler, Kabupaten Purwakarta, mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Melalui sosialisasi dan demo memasak MP ASI berbahan dasar ikan lele, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi praktik-praktik gizi yang baik dan inovatif untuk anak-anak mereka, sehingga angka stunting di Purwakarta dapat menurun secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengimplementasikan program serupa dalam upaya menciptakan generasi emas yang sehat dan bebas stunting.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting-3/">Mahasiswa KKNT IPB Kenalkan Nugget Lele Sebagai MP ASI Untuk Cegah Stunting</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">413</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKNT IPB Kenalkan Nugget Lele Sebagai MP ASI Untuk Cegah Stunting</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2024 17:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=398</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik IPB (KKNT IPB)...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting/">Mahasiswa KKNT IPB Kenalkan Nugget Lele Sebagai MP ASI Untuk Cegah Stunting</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik IPB (KKNT IPB) melaksanakan kegiatan GEMAS (Generasi Emas Bebas Stunting) yang merupakan sosialisasi mengenai bahaya dan pencegahan stunting, kegiatan ini menargetkan kader-kader PKK, puskesmas dan warga Kelurahan Nagri Kaler, Kabupaten Purwakarta, kegiatan ini dilakukan pada 24 Juli 2024</p>
<p>Hal ini dilakukan untuk mengoptimalisasi pencegahan stunting di Purwakarta serta meberikan inovasi MP ASI untuk anak agar lebih menarik bagi mereka. Dalam penyampaian materi masasiswa KKNT IPB mendatangkan narasumber dari IPB yaitu Dr. Yulina Eva Riany, S.P., M.Ed beliau merupakan dosen di Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia-IPB.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-399" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2024/08/dfges-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Selain penyampaian materi masiswa KKNT IPB melakukan demo memasak MP ASI yang berbahan dasar lele. Mahasiswa melakukan demo bagaimana membuat <em>nugget </em>dari ikan lele agar lebih menarik dan dapat dikonsumsi oleh anak-anak dengan mudah, kenapa lele?, ikan lele mengandung protein yang tinggi. Dalam 500 gram ikan lele dumbo (4 ekor) mengandung 12 gram protein 149 energi kalori, 8,4 gram lemak, dan 6,4 gram karbohidrat serta ikan lele juga mudah didapatkan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-400" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2024/08/ujtrtur-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Diakhir acara Mahasiswa KKNT membagikan buku resep MP ASI kepada peserta, buku yang di bagikan berisi resep resep MP ASI serta perbadingan gizi yang diperlukan oleh anak-anak. Harapan dari kegiatan GEMAS (Generasi Emas Bebas Stunting) yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKNT IPB adalah mampu mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kader-kader PKK dan puskesmas di Kelurahan Nagri Kaler, Kabupaten Purwakarta, mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Melalui sosialisasi dan demo memasak MP ASI berbahan dasar ikan lele, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi praktik-praktik gizi yang baik dan inovatif untuk anak-anak mereka, sehingga angka stunting di Purwakarta dapat menurun secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengimplementasikan program serupa dalam upaya menciptakan generasi emas yang sehat dan bebas stunting.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting/">Mahasiswa KKNT IPB Kenalkan Nugget Lele Sebagai MP ASI Untuk Cegah Stunting</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/mahasiswa-kknt-ipb-kenalkan-nugget-lele-sebagai-mp-asi-untuk-cegah-stunting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">398</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
