
RadarPurwakarta.com – Purwakarta – Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) memberikan penyuluhan warga Desa Cikadu Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta cara untuk mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi.
“Pada awalnya kami ingin mengatasi sampah plastik yang banyak mencemari lingkungan dan akhirnya kami memikirkan bagaimana kalau sampah plastik bisa diolah jadi produk yang bernilai ekonomi, seperti dompet,” Kata Kelsha Berliana Rifty mahasiswi Universitas Singaperbangsa Karawang saat memberikan presentasi penyuluhan pengolahan limbah plastik di Desa Cikadu, Senin (20/1/2024).
Kepala Desa Cikadu H. A. Sulaeman mengapresiasi kegiatan KKN mahasiswa Unsika tersebut di desanya.
“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa KKN Unsika dalam upaya memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan, ini hal yang positif bagi warga desa,” Ujar H. A. Sulaeman
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Mahasiswa Unsika Desa Cikadu Mochamad Faizal Rizki mengatakan sampah plastik sudah menjadi isu dunia yang perlu disikapi secara serius.
“Sejalan dengan sustainable development goals (SDGs) maka mahasiswa perlu dilibatkan dalam mengedukasi masyarakat terkait keberlanjutan yaitu pengolahan sampah terutama plastik yang sudah mencemari lingkungan,” Ujar Mochamad Faizal Rizki DPL KKN mahasiswa Desa Cikadu.
Lebih lanjut terkait dengan pengolahan sampah plastik ini masyarakat diberikan pelatihan untuk mengolah sampah plastik sekali pakai menjadi produk seperti dompet, kipas dan tas yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sebagai alternatif untuk mengolah sampah plastik.

“Dari sampah plastik sekali pakai akan diolah menjadi produk-produk yang bernilai jual, seperti dompet, kipas, tas dll. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa,” Tambah Kelsha.
Mahasiswa KKN Unsika berupaya untuk turut berkontribusi dalam program SDGs 2015-2030 dalam mewujudkan dunia yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

