<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Radar Purwakarta</title>
	<atom:link href="https://radarpurwakarta.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarpurwakarta.com/</link>
	<description>Solusi Berita Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Sep 2026 03:43:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-da41d131-b969-4017-b21c-d18b87d9c093-80x80.jpg</url>
	<title>Radar Purwakarta</title>
	<link>https://radarpurwakarta.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232691580</site>	<item>
		<title>Inovasi Pembelajaran PAUD: KBIT Nurul Hikmah Hadirkan Seni Pertunjukan Wayang Hewan dalam &#8220;English Fun&#8221;</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/inovasi-pembelajaran-paud-tkit-nurul-hikmah-hadirkan-seni-pertunjukan-wayang-hewan-dalam-english-fun/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/inovasi-pembelajaran-paud-tkit-nurul-hikmah-hadirkan-seni-pertunjukan-wayang-hewan-dalam-english-fun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 16:29:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#KBIT #Purwakarta #Sekolah #Terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=681</guid>

					<description><![CDATA[<p>Radarpurwakarta.com-Purwakarta– Kelompok Bermain (KOBER) IT Nurul Hikmah merancang...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/inovasi-pembelajaran-paud-tkit-nurul-hikmah-hadirkan-seni-pertunjukan-wayang-hewan-dalam-english-fun/">Inovasi Pembelajaran PAUD: KBIT Nurul Hikmah Hadirkan Seni Pertunjukan Wayang Hewan dalam &#8220;English Fun&#8221;</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_682" aria-describedby="caption-attachment-682" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-682" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-17-at-10.17.20-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-682" class="wp-caption-text">Gambar pertunjukan Wayang Hewan menggunakan bahasa inggris</figcaption></figure>
<p><strong>Radarpurwakarta.com-Purwakarta</strong>– Kelompok Bermain <a href="https://www.google.com/search?q=TKIT+Nurul+Hikmah+III+Purwakarta&amp;rlz=1C1CHBF_enID1128ID1128&amp;oq=TKIT&amp;gs_lcrp=EgZjaHJvbWUqCAgAEEUYJxg7MggIABBFGCcYOzIGCAEQRRg5MgYIAhBFGDsyBwgDEAAYgAQyDQgEEC4YrwEYxwEYgAQyBggFEEUYPDIGCAYQRRg8MgYIBxBFGDzSAQgyNzE5ajBqN6gCALACAA&amp;sourceid=chrome&amp;source=chrome.ob&amp;ie=UTF-8">(KOBER) IT Nurul Hikmah</a> merancang metode inovatif untuk mengenalkan bahasa asing kepada anak usia dini. Melalui kegiatan bertajuk <strong>English Fun</strong>, para pendidik memadukan unsur seni pertunjukan wayang dengan pembelajaran bahasa Inggris di Aula <a href="https://www.instagram.com/tkitnurulhikmah3_purwakarta?stkn=MTJlczE1bTJyMXJ6ZA==">KOBER IT Nurul Hikmah</a>, Jumat (11/9/2026).</p>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik <a href="https://www.instagram.com/tkitnurulhikmah3_purwakarta?stkn=MTJlczE1bTJyMXJ6ZA==">KOBER IT Nurul Hikmah</a> dengan antusias. Pendekatan berbasis seni dan permainan ini dipilih agar proses belajar terasa menyenangkan dan tidak membebani anak.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini dilakukan untuk membuat pelajaran bahasa Inggris lebih menyenangkan untuk anak-anak usia dini,&#8221; ujar Ustadzah Salwa, perwakilan tenaga pendidik <a href="https://www.instagram.com/tkitnurulhikmah3_purwakarta?stkn=MTJlczE1bTJyMXJ6ZA==">KOBER IT Nurul Hikmah</a>.</p>
<p>Konsep yang diusung terbilang unik. Guru tampil bertindak layaknya seorang dalang di balik layar kain hitam, memainkan media wayang interaktif untuk menyampaikan materi dasar berbahasa Inggris. Metode visual dan naratif ini berhasil menarik perhatian serta rasa ingin tahu para siswa.</p>
<figure id="attachment_683" aria-describedby="caption-attachment-683" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-683" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-17-at-10.17.20-1-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-683" class="wp-caption-text">Gambar penampilan anak sedang melafalkan bahasa inggris</figcaption></figure>
<p>Rangkaian acara dilanjutkan dengan partisipasi aktif anak-anak melalui berbagai sesi interaktif, antara lain:</p>
<ul>
<li><strong>Perkenalan Diri:</strong> Para siswa belajar mempraktikkan percakapan dasar (<em>self-introduction</em>) dalam bahasa Inggris.</li>
<li><strong>Bernyanyi Bersama:</strong> Pengenalan kosakata baru dilakukan lewat lagu-lagu anak berbahasa Inggris.</li>
<li><strong>Permainan Edukatif:</strong> Sesi penutup diisi dengan gim kolaboratif antara guru dan murid untuk memperkuat pemahaman materi.</li>
</ul>
<p>Melalui terobosan ini, <a href="https://www.instagram.com/tkitnurulhikmah3_purwakarta?stkn=MTJlczE1bTJyMXJ6ZA==">KOBER IT Nurul Hikmah</a> berharap dapat membangun fondasi literasi bahasa asing yang kuat sejak dini sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri anak di depan umum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/inovasi-pembelajaran-paud-tkit-nurul-hikmah-hadirkan-seni-pertunjukan-wayang-hewan-dalam-english-fun/">Inovasi Pembelajaran PAUD: KBIT Nurul Hikmah Hadirkan Seni Pertunjukan Wayang Hewan dalam &#8220;English Fun&#8221;</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/inovasi-pembelajaran-paud-tkit-nurul-hikmah-hadirkan-seni-pertunjukan-wayang-hewan-dalam-english-fun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">681</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Pembelajaran Berbasis Teks Menjadi Penting?</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/mengapa-pembelajaran-berbasis-teks-menjadi-penting/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/mengapa-pembelajaran-berbasis-teks-menjadi-penting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 03:37:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#Dosen #Bahasa #Sastra #Pembelajaran #IKIPSiliwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=678</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com &#8211; Ketika mendengar istilah pembelajaran berbasis teks,...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mengapa-pembelajaran-berbasis-teks-menjadi-penting/">Mengapa Pembelajaran Berbasis Teks Menjadi Penting?</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_679" aria-describedby="caption-attachment-679" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-679" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-24-at-10.36.46-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-679" class="wp-caption-text">Gambar Dr. Heri Isnaini, M.Hum Menjadi Pemateri dalam Seminar Kontribusi Sastra Nusantara Terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra</figcaption></figure>
<p><strong>RadarPurwakarta.com &#8211;</strong> Ketika mendengar istilah <em><i>pembelajaran berbasis teks</i></em>, tidak sedikit guru maupun peserta didik yang langsung membayangkan aktivitas membaca. Teks sering dipahami sebagai sesuatu yang tertulis di atas kertas: artikel, cerpen, berita, puisi, atau buku pelajaran. Akibatnya, pembelajaran berbasis teks kerap dianggap sebagai sekadar kegiatan membaca dan menulis.</p>
<p>Padahal, makna teks jauh lebih luas daripada itu.</p>
<p>Ketika seorang siswa membaca berita di portal daring, menonton video dokumenter di YouTube, mendengarkan podcast, membaca unggahan media sosial, atau menyimak cerita yang disampaikan gurunya di kelas, sesungguhnya ia sedang berinteraksi dengan berbagai bentuk teks. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia hidup di tengah lautan teks. Kita membaca dunia melalui teks dan sekaligus membangun dunia melalui teks.</p>
<p>Sebab itulah, pembelajaran Bahasa Indonesia modern menempatkan teks sebagai pusat pembelajaran. Namun, mengapa teks menjadi begitu penting? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu kembali kepada salah satu pemikir bahasa yang paling berpengaruh pada abad ke-20, yakni Michael Halliday. Melalui Linguistik Sistemik Fungsional, Halliday mengubah cara kita memandang bahasa.</p>
<p>Selama bertahun-tahun, bahasa sering dipahami sebagai sistem aturan. Pembelajaran bahasa berfokus pada tata bahasa, struktur kalimat, atau kaidah kebahasaan. Pendekatan ini memang penting, tetapi Halliday mengingatkan bahwa bahasa sesungguhnya bukan sekadar sistem bentuk.</p>
<p>Bahasa adalah sistem pembentuk makna. Manusia menggunakan bahasa bukan pertama-tama untuk menyusun kalimat yang benar secara gramatikal, melainkan untuk memahami dunia, berinteraksi dengan orang lain, dan membangun identitas sosialnya.</p>
<p>Ketika seseorang berkata, &#8220;Saya lapar,&#8221; ia tidak sekadar menyusun subjek dan predikat. Ia sedang menyampaikan pengalaman. Ketika seorang penulis menulis novel, ia tidak sekadar merangkai kata-kata. Ia sedang membangun dunia. Ketika masyarakat menciptakan cerita rakyat, mereka tidak hanya menghasilkan hiburan. Mereka sedang menyimpan nilai, keyakinan, dan cara pandang terhadap kehidupan.</p>
<p>Dengan kata lain, bahasa selalu berkaitan dengan makna. Dari sinilah muncul gagasan penting bahwa unit utama pembelajaran bahasa bukanlah kata atau kalimat yang berdiri sendiri, melainkan teks. Mengapa? Karena makna tidak pernah hadir secara utuh dalam satu kata atau satu kalimat. Makna lahir melalui hubungan antarbagian yang membentuk sebuah teks. Kita memahami suatu peristiwa melalui narasi. Kita memahami gagasan melalui argumentasi. Kita memahami petunjuk melalui prosedur. Kita memahami pengalaman melalui deskripsi. Semua itu hadir dalam bentuk teks.</p>
<p>Sebab itulah pembelajaran Bahasa Indonesia tidak cukup berhenti pada penguasaan unsur-unsur bahasa secara terpisah. Peserta didik perlu belajar bagaimana bahasa bekerja dalam konteks nyata melalui berbagai jenis teks yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Dalam praktiknya, pendekatan berbasis teks membantu siswa memahami bahwa setiap teks memiliki tujuan sosial tertentu. Teks berita bertujuan menyampaikan informasi. Teks prosedur bertujuan memberi petunjuk. Teks argumentasi bertujuan meyakinkan pembaca. Teks cerita bertujuan membangun pengalaman dan makna.</p>
<p>Ketika siswa memahami hubungan antara bentuk bahasa dan tujuan sosial sebuah teks, mereka tidak hanya belajar bahasa. Mereka belajar bagaimana bahasa digunakan dalam kehidupan nyata.</p>
<p>Di sinilah pembelajaran berbasis teks memiliki relevansi yang sangat kuat dengan kebutuhan abad ke-21. Hari ini, peserta didik hidup di tengah ledakan informasi. Setiap hari mereka berhadapan dengan berita, opini, iklan, video pendek, unggahan media sosial, dan berbagai bentuk komunikasi digital lainnya. Persoalannya bukan lagi kekurangan informasi. Persoalannya adalah bagaimana memahami, menafsirkan, dan mengevaluasi informasi tersebut secara kritis.</p>
<p>Kemampuan inilah yang menjadi inti dari literasi. Sayangnya, literasi sering dipahami secara sempit sebagai kemampuan membaca dan menulis. Padahal para ahli literasi modern memandang literasi sebagai praktik sosial.</p>
<p>Brian Street, salah satu tokoh penting dalam kajian literasi, menjelaskan bahwa membaca dan menulis tidak pernah berlangsung dalam ruang kosong. Aktivitas tersebut selalu terkait dengan budaya, nilai, kekuasaan, dan konteks sosial tertentu.</p>
<p>Seseorang tidak hanya membaca teks. Ia membaca dunia yang ada di balik teks. Ketika seorang siswa membaca berita, misalnya, ia perlu memahami siapa yang menulis berita tersebut, untuk tujuan apa berita itu dibuat, sudut pandang apa yang digunakan, dan kepentingan apa yang mungkin tersembunyi di baliknya.</p>
<p>Ketika membaca unggahan media sosial, ia perlu memahami bagaimana bahasa digunakan untuk memengaruhi opini, membangun citra, atau menciptakan identitas tertentu. Dalam konteks inilah pembelajaran berbasis teks menjadi sangat penting.</p>
<p>Teks bukan hanya bahan ajar. Teks adalah jendela untuk memahami masyarakat. Melalui teks, peserta didik belajar mengenali cara kerja bahasa dalam kehidupan sosial. Mereka belajar memahami bagaimana makna dibangun, bagaimana informasi disebarkan, dan bagaimana realitas direpresentasikan.</p>
<p>Lebih jauh lagi, pendekatan berbasis teks memungkinkan pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih dekat dengan kehidupan peserta didik. Bayangkan seorang guru yang mengajarkan teks argumentasi melalui editorial surat kabar, unggahan media sosial, dan opini publik yang sedang viral. Atau guru yang mengajarkan teks naratif melalui cerita rakyat, novel, film, dan bahkan narasi dalam gim yang dimainkan siswa.</p>
<p>Dalam situasi seperti itu, bahasa tidak lagi terasa sebagai materi pelajaran yang jauh dari kehidupan. Bahasa hadir sebagai bagian dari pengalaman sehari-hari yang mereka alami. Pendekatan ini juga sejalan dengan gagasan <em><i>deep learning</i></em> yang belakangan banyak dibicarakan dalam dunia pendidikan. Pembelajaran yang mendalam tidak berhenti pada kemampuan mengidentifikasi struktur teks. Yang lebih penting adalah kemampuan memahami makna, konteks, dan relevansi teks tersebut dalam kehidupan.</p>
<p>Ketika siswa membaca cerita rakyat Sangkuriang, misalnya, mereka tidak hanya belajar tentang orientasi, komplikasi, dan resolusi. Mereka juga belajar tentang identitas, hubungan manusia dengan alam, dan berbagai nilai budaya yang hidup dalam masyarakat Sunda.</p>
<p>Ketika membaca teks biografi, mereka tidak hanya mengenal perjalanan hidup seseorang. Mereka juga belajar tentang keteladanan, perjuangan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan demikian, pembelajaran berbasis teks sesungguhnya merupakan jembatan yang menghubungkan teori bahasa dengan kehidupan nyata.</p>
<p>Halliday mengingatkan bahwa bahasa adalah sistem pembentuk makna. Literasi modern mengingatkan bahwa membaca adalah praktik sosial. Pendidikan mengingatkan bahwa pembelajaran harus bermakna bagi peserta didik. Ketiganya bertemu dalam pembelajaran berbasis teks.</p>
<p>Pada akhirnya, alasan mengapa pembelajaran berbasis teks menjadi penting bukan semata-mata karena tuntutan kurikulum. Alasan yang lebih mendasar adalah karena manusia hidup melalui teks. Kita memahami pengalaman melalui cerita. Kita memahami gagasan melalui argumentasi. Kita memahami masyarakat melalui berbagai bentuk komunikasi yang terus mengelilingi kita.</p>
<p>Sebab itu, ketika siswa belajar memahami teks, sesungguhnya mereka sedang belajar memahami dunia. Dan mungkin itulah tujuan paling hakiki dari pembelajaran Bahasa Indonesia: bukan sekadar mengajarkan cara menggunakan bahasa, tetapi membantu peserta didik membaca, menafsirkan, dan memberi makna pada kehidupan yang mereka jalani.</p>
<p><strong><b>Bionarasi Penulis</b></strong></p>
<p>Heri Isnaini adalah dosen sastra di IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Jawa Barat. Heri lahir di Subang pada 17 Juni dan memiliki minat yang mendalam terhadap dunia sastra beserta berbagai kajiannya. Tulisan-tulisannya telah dipublikasikan di beragam media massa, baik daring maupun cetak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/mengapa-pembelajaran-berbasis-teks-menjadi-penting/">Mengapa Pembelajaran Berbasis Teks Menjadi Penting?</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/mengapa-pembelajaran-berbasis-teks-menjadi-penting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">678</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penguatan Kompetensi Pejabat Perbendaharaan melalui Transfer Knowledge dan Sertifikasi dalam Mendukung Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/penguatan-kompetensi-pejabat-perbendaharaan-melalui-transfer-knowledge-dan-sertifikasi-dalam-mendukung-akuntabilitas-pengelolaan-keuangan-negara/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/penguatan-kompetensi-pejabat-perbendaharaan-melalui-transfer-knowledge-dan-sertifikasi-dalam-mendukung-akuntabilitas-pengelolaan-keuangan-negara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:29:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=675</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tugas Pejabat Perbendaharaan Radarpurwakarta.com- Nasional-Undang-Undang Nomor 1 Tahun...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/penguatan-kompetensi-pejabat-perbendaharaan-melalui-transfer-knowledge-dan-sertifikasi-dalam-mendukung-akuntabilitas-pengelolaan-keuangan-negara/">Penguatan Kompetensi Pejabat Perbendaharaan melalui Transfer Knowledge dan Sertifikasi dalam Mendukung Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_676" aria-describedby="caption-attachment-676" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-676" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-17-at-08.58.58-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-676" class="wp-caption-text">Gambar Ilustrasi Transfer Knowledge</figcaption></figure>
<p><strong>Tugas Pejabat Perbendaharaan</strong></p>
<p><strong>Radarpurwakarta.com- Nasional-</strong>Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara merupakan landasan utama dalam pengelolaan keuangan negara. Undang-undang ini mengatur bahwa setiap pengelolaan keuangan negara harus dilaksanakan secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.</p>
<p>Dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pejabat perbendaharaan memiliki peran yang sangat strategis karena bertanggung jawab memastikan seluruh proses pelaksanaan anggaran berjalan sesuai ketentuan. Pejabat perbendaharaan meliputi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM), Bendahara Pengeluaran maupun Bendahara Penerimaan, yang masing-masing memiliki tugas, kewenangan, dan tanggung jawab yang berbeda namun saling berkaitan.</p>
<p>PPK bertugas mengambil keputusan dan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran negara, menyusun dan menandatangani kontrak, mengendalikan pelaksanaan kontrak, serta memastikan bahwa setiap pengeluaran telah memenuhi persyaratan administrasi maupun substansi. PPSPM bertanggung jawab melakukan pengujian atas tagihan, menguji kelengkapan dokumen, menguji kebenaran hak tagih kepada negara, serta menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM). Bendahara bertugas menerima, menyimpan, membayarkan, menatausahakan, serta mempertanggungjawabkan uang negara yang berada dalam pengelolaannya.</p>
<p>Seluruh pejabat tersebut memiliki tanggung jawab hukum, administratif, maupun keuangan atas pelaksanaan tugasnya sehingga kompetensi dan pemahaman terhadap regulasi menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan pengelolaan keuangan negara.</p>
<p><strong>Permasalahan yang Dihadapi</strong></p>
<p>Dalam praktiknya, salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan keuangan negara adalah tingginya frekuensi pergantian pejabat perbendaharaan. Pergantian pejabat sering terjadi karena mutasi, promosi, rotasi jabatan, maupun perpindahan pegawai. Kondisi ini menyebabkan pejabat yang baru ditunjuk harus segera menjalankan tugas tanpa memiliki waktu yang cukup untuk memahami seluruh proses bisnis pengelolaan keuangan negara.</p>
<p>Permasalahan semakin kompleks ketika pejabat perbendaharaan yang baru belum memperoleh pembekalan yang memadai. Pada banyak satuan kerja belum tersedia mekanisme <strong>transfer knowledge</strong> yang terstruktur antara pejabat lama dengan pejabat baru. Akibatnya, pengetahuan mengenai praktik terbaik, pengalaman penyelesaian permasalahan, serta pemahaman terhadap karakteristik pengelolaan anggaran di masing-masing satuan kerja tidak terdokumentasikan dengan baik. Proses adaptasi akhirnya sangat bergantung pada pengalaman pribadi maupun bantuan dari rekan kerja, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan administrasi maupun keterlambatan pelaksanaan anggaran.</p>
<p>Selain itu, tantangan lain adalah masih terdapat pejabat perbendaharaan yang baru diangkat namun belum memiliki sertifikat kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku. Sertifikasi merupakan instrumen penting untuk memastikan bahwa pejabat memiliki kompetensi teknis dalam melaksanakan tugas perbendaharaan. Perubahan regulasi melalui PMK Nomor 41 Tahun 2026 juga semakin menekankan pentingnya kompetensi pejabat perbendaharaan dalam mendukung pelaksanaan anggaran yang efektif, efisien, akuntabel, dan sesuai tata kelola yang baik.</p>
<p>Belum tersertifikasinya pejabat baru dapat menimbulkan beberapa risiko, antara lain rendahnya pemahaman terhadap regulasi terbaru, meningkatnya kemungkinan kesalahan dalam proses pengujian tagihan maupun penerbitan dokumen pembayaran, serta meningkatnya ketergantungan kepada KPPN dalam penyelesaian permasalahan administrasi. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas pelaksanaan anggaran, ketepatan waktu penyerapan anggaran, serta kualitas laporan keuangan pemerintah.</p>
<p><strong>Upaya Perbaikan</strong></p>
<p>Untuk meminimalkan risiko tersebut, diperlukan strategi penguatan kapasitas pejabat perbendaharaan secara berkelanjutan. Pertama, setiap satuan kerja perlu membangun mekanisme <strong>transfer knowledge</strong> yang terstruktur melalui serah terima jabatan, penyusunan Standard Operating Procedure (SOP), dokumentasi permasalahan beserta penyelesaiannya, serta penyelenggaraan coaching dan mentoring oleh pejabat yang telah berpengalaman.</p>
<p>Kedua, penunjukan pejabat perbendaharaan hendaknya mempertimbangkan kesiapan kompetensi sehingga pejabat yang ditunjuk memiliki waktu yang cukup untuk mengikuti pembelajaran sebelum melaksanakan tugas secara penuh.</p>
<p>Ketiga, percepatan sertifikasi kompetensi pejabat perbendaharaan perlu menjadi prioritas bagi setiap kementerian/lembaga agar seluruh pejabat yang melaksanakan fungsi perbendaharaan telah memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan. Sertifikasi tidak hanya menjadi pemenuhan ketentuan administratif, tetapi juga menjadi jaminan bahwa pejabat memiliki kemampuan teknis, pemahaman regulasi, dan integritas dalam mengelola keuangan negara.</p>
<p><strong>Penutup</strong></p>
<p>Pejabat perbendaharaan merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan APBN di setiap satuan kerja. Amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 menempatkan mereka sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan negara secara akuntabel dan transparan. Oleh karena itu, tingginya frekuensi pergantian pejabat, belum optimalnya mekanisme transfer knowledge, serta belum tersertifikasinya pejabat perbendaharaan yang baru merupakan tantangan yang perlu segera diatasi. Penguatan kompetensi melalui pelatihan, sertifikasi, dan sistem alih pengetahuan yang terstruktur akan mendukung terwujudnya tata kelola keuangan negara yang semakin efektif, efisien, akuntabel, dan sesuai prinsip good governance. (FS)</p>
<p><em><strong>Penulis: Muhammad Bahruddin D. N, Luthfi Septian C, Moh. Richwan A, Wahyu Adi P.</strong></em></p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/penguatan-kompetensi-pejabat-perbendaharaan-melalui-transfer-knowledge-dan-sertifikasi-dalam-mendukung-akuntabilitas-pengelolaan-keuangan-negara/">Penguatan Kompetensi Pejabat Perbendaharaan melalui Transfer Knowledge dan Sertifikasi dalam Mendukung Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/penguatan-kompetensi-pejabat-perbendaharaan-melalui-transfer-knowledge-dan-sertifikasi-dalam-mendukung-akuntabilitas-pengelolaan-keuangan-negara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">675</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sejak 2014, Aqiqah Badii Farm Hadir sebagai Pilihan Utama Layanan Aqiqah di Purwakarta</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/sejak-2014-aqiqah-badii-farm-hadir-sebagai-pilihan-utama-layanan-aqiqah-di-purwakarta/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/sejak-2014-aqiqah-badii-farm-hadir-sebagai-pilihan-utama-layanan-aqiqah-di-purwakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 08:22:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Terpercaya #Aqiqah #HewanQurban #Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=671</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwa – Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilih layanan...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/sejak-2014-aqiqah-badii-farm-hadir-sebagai-pilihan-utama-layanan-aqiqah-di-purwakarta/">Sejak 2014, Aqiqah Badii Farm Hadir sebagai Pilihan Utama Layanan Aqiqah di Purwakarta</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_672" aria-describedby="caption-attachment-672" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-672" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-29-at-15.23.52-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-672" class="wp-caption-text">Logo Badii Farm (Aqiqah dan Qurban)</figcaption></figure>
<p>RadarPurwa – Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilih layanan aqiqah yang amanah dan sesuai syariat mendorong penyedia jasa untuk menghadirkan layanan yang semakin profesional. Di tengah kebutuhan tersebut, Badii Farm Aqiqah Qurban Purwakarta terus mengembangkan konsep layanan berbasis transparansi, kualitas, dan kemudahan bagi pelanggan.<br />
Didirikan pada 2014, Badii Farm telah melayani ribuan pelanggan dari Purwakarta maupun berbagai daerah lainnya. Berbekal pengalaman lebih dari satu dekade, perusahaan ini mengedepankan proses pelayanan yang dapat dipantau langsung oleh konsumen, mulai dari pemilihan hewan hingga proses penyembelihan.</p>
<p>Berlokasi di kawasan strategis pusat Kabupaten Purwakarta, Badii Farm membuka kesempatan bagi calon pelanggan untuk melakukan survei langsung ke peternakan. Konsumen dapat melihat kondisi hewan, memastikan kesehatan ternak, sekaligus memilih kambing atau domba yang akan digunakan untuk pelaksanaan ibadah aqiqah sesuai kebutuhan keluarga.</p>
<p>Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah keterbukaan dalam proses penyembelihan. Pelanggan diperbolehkan menyaksikan langsung pelaksanaan penyembelihan sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan syariat Islam sekaligus membangun kepercayaan terhadap layanan yang diberikan.</p>
<figure id="attachment_673" aria-describedby="caption-attachment-673" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-673" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/06/Cuplikan-layar-2026-06-29-041705-700x400.png" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-673" class="wp-caption-text">Prodak dari Badii Farm Purwakarta</figcaption></figure>
<p>Selain menyediakan hewan aqiqah, Badii Farm juga menawarkan paket aqiqah siap saji dengan berbagai pilihan menu yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern. Seluruh proses pengolahan dilakukan secara terintegrasi sehingga kualitas rasa, kebersihan, dan penyajian dapat dikontrol secara menyeluruh.</p>
<p>Kepercayaan masyarakat terhadap layanan tersebut tercermin dari tingginya tingkat kepuasan pelanggan. Berdasarkan data Google Business Profile, Badii Farm memperoleh rating 5,0 dari lebih dari 300 ulasan pelanggan, menjadikannya salah satu penyedia layanan aqiqah dengan tingkat kepuasan yang tinggi di Purwakarta.</p>
<p>Seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat akan layanan aqiqah yang praktis namun tetap mengedepankan nilai-nilai syariat, Badii Farm menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kesehatan ternak, serta menghadirkan pengalaman beribadah yang lebih mudah, transparan, dan terpercaya bagi setiap pelanggan</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/sejak-2014-aqiqah-badii-farm-hadir-sebagai-pilihan-utama-layanan-aqiqah-di-purwakarta/">Sejak 2014, Aqiqah Badii Farm Hadir sebagai Pilihan Utama Layanan Aqiqah di Purwakarta</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/sejak-2014-aqiqah-badii-farm-hadir-sebagai-pilihan-utama-layanan-aqiqah-di-purwakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">671</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wajah Pers Kalbar Tercoreng, Beredar Foto Diduga Memperlihatkan Ketua Organisasi Wartawan Menggunakan Narkoba</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/wajah-pers-kalbar-tercoreng-beredar-foto-diduga-memperlihatkan-ketua-organisasi-wartawan-menggunakan-narkoba/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/wajah-pers-kalbar-tercoreng-beredar-foto-diduga-memperlihatkan-ketua-organisasi-wartawan-menggunakan-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 13:07:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=668</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com – Sebuah Foto yang beredar di media...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/wajah-pers-kalbar-tercoreng-beredar-foto-diduga-memperlihatkan-ketua-organisasi-wartawan-menggunakan-narkoba/">Wajah Pers Kalbar Tercoreng, Beredar Foto Diduga Memperlihatkan Ketua Organisasi Wartawan Menggunakan Narkoba</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_669" aria-describedby="caption-attachment-669" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-669" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-18.41.14-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-669" class="wp-caption-text">Foto Terduga M. Budiyanto alias A&#8217;on</figcaption></figure>
<p><strong>RadarPurwakarta.com –</strong> Sebuah Foto yang beredar di media sosial memicu perhatian publik setelah diduga memperlihatkan seorang ketua umum salah satu organisasi wartawan di Kalimantan Barat sedang mengonsumsi narkotika jenis sabu.</p>
<p>Video tersebut diunggah oleh akun TikTok &#8220;Suara Kalbar&#8221; dan menampilkan seorang pria yang disebut-sebut sebagai M. Budiyanto alias A&#8217;on berada di dalam sebuah ruangan dengan benda yang diduga merupakan alat hisap sabu atau bong. Hingga saat ini, keaslian video maupun kebenaran identitas orang yang ada di dalam foto tersebut belum dapat dipastikan secara independen.</p>
<p>Sejumlah insan pers di Kalimantan Barat menilai apabila video tersebut terbukti benar, maka peristiwa tersebut dapat mencoreng citra profesi wartawan dan organisasi pers. Mereka menegaskan bahwa dunia jurnalistik harus menjadi ruang edukasi, profesionalisme, dan penegakan kode etik, bukan tempat berlindung dari persoalan hukum.</p>
<p>&#8220;Jika benar, tentu sangat disayangkan karena dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap profesi wartawan,&#8221; ujar seorang wartawan senior di Kalbar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.</p>
<p>Masyarakat juga meminta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti informasi yang beredar sesuai prosedur hukum, termasuk melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran foto tersebut. Penanganan diharapkan dilakukan secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu.</p>
<p>Di sisi lain, seorang pengusaha asal Jakarta bernama Andi yang mengaku pernah menjadi korban dugaan penipuan oleh M. Budiyanto juga meminta aparat penegak hukum mengusut seluruh persoalan yang berkaitan dengan yang bersangkutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Hingga rilis ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari M. Budiyanto maupun organisasi yang dipimpinnya terkait foto yang beredar tersebut.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/wajah-pers-kalbar-tercoreng-beredar-foto-diduga-memperlihatkan-ketua-organisasi-wartawan-menggunakan-narkoba/">Wajah Pers Kalbar Tercoreng, Beredar Foto Diduga Memperlihatkan Ketua Organisasi Wartawan Menggunakan Narkoba</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/wajah-pers-kalbar-tercoreng-beredar-foto-diduga-memperlihatkan-ketua-organisasi-wartawan-menggunakan-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">668</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menjadi Guru adalah Menulis Autobiografi Profesional</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/menjadi-guru-adalah-menulis-autobiografi-profesional/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/menjadi-guru-adalah-menulis-autobiografi-profesional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=664</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com &#8211; Ada banyak guru yang tidak pernah...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/menjadi-guru-adalah-menulis-autobiografi-profesional/">Menjadi Guru adalah Menulis Autobiografi Profesional</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_665" aria-describedby="caption-attachment-665" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-665" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-19-at-11.01.35-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-665" class="wp-caption-text">Foto Heri Isnaini</figcaption></figure>
<p><strong>RadarPurwakarta.com &#8211;</strong> Ada banyak guru yang tidak pernah menulis buku tentang dirinya sendiri. Mereka tidak menerbitkan memoar. Mereka tidak menyusun catatan perjalanan hidup. Bahkan sebagian besar mungkin tidak pernah menuliskan pengalaman mengajarnya secara sistematis. Namun sesungguhnya, setiap guru sedang menulis sebuah autobiografi. Bukan autobiografi yang dicetak dan dijual di toko buku. Bukan pula autobiografi yang disusun dengan bab-bab rapi dan kronologi yang teratur.</p>
<p>Autobiografi itu ditulis setiap hari di ruang kelas, di sela-sela percakapan dengan siswa, dalam keputusan-keputusan kecil yang diambil saat mengajar, dan dalam jejak yang ditinggalkan pada kehidupan orang lain. Menjadi guru pada dasarnya adalah menulis kisah profesional tentang dirinya sendiri. Setiap pertemuan dengan siswa adalah paragraf baru. Setiap kegagalan mengajar adalah catatan kaki yang mengingatkan bahwa masih ada yang perlu dipelajari. Setiap keberhasilan kecil adalah kalimat yang memperkaya cerita. Tahun demi tahun, tanpa disadari, seorang guru sedang menyusun narasi panjang tentang siapa dirinya dan bagaimana ia memahami profesinya.</p>
<p>Mungkin karena itulah tidak ada dua guru yang benar-benar sama. Mereka dapat mengajar mata pelajaran yang sama, menggunakan kurikulum yang sama, bahkan mengajar di sekolah yang sama. Namun, pengalaman yang mereka jalani akan membentuk identitas yang berbeda. Seorang guru adalah hasil dari seluruh perjalanan pedagogis yang pernah dilaluinya.</p>
<p>Saya sering teringat pada pertemuan-pertemuan dengan para guru senior. Ketika berbincang dengan mereka, yang muncul bukan pertama-tama teori pendidikan atau istilah-istilah akademik. Yang muncul justru cerita dan kisah.</p>
<p>Ada guru yang masih mengingat nama siswa yang diajarnya tiga puluh tahun lalu. Ada guru yang masih mengingat seorang murid yang hampir putus sekolah tetapi akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan. Ada pula yang masih mengingat kesalahan yang pernah dibuatnya di awal karier mengajar.</p>
<p>Mengapa cerita-cerita itu bertahan begitu lama? Sebab sesungguhnya itulah autobiografi profesional mereka. Setiap pengalaman meninggalkan jejak. Sebagian menjadi kenangan biasa. Sebagian lagi menjadi memori pedagogis yang membentuk cara pandang seorang guru terhadap pekerjaannya.</p>
<p>Dalam banyak kajian pendidikan modern, refleksi dipandang sebagai bagian penting dari perkembangan profesional guru. Guru tidak hanya mengajar. Ia juga memikirkan kembali apa yang telah dilakukan, mengapa melakukannya, dan apa yang dapat diperbaiki pada kesempatan berikutnya.</p>
<p>Namun bagi saya, refleksi bukan sekadar kegiatan evaluasi. Refleksi adalah cara seorang guru membaca autobiografinya sendiri. Ketika seorang guru mengenang pengalaman mengajarnya, ia sesungguhnya sedang membaca kembali bab-bab yang telah ditulis oleh kehidupannya.</p>
<p>Ia melihat kembali kelas-kelas yang pernah dihadapinya. Ia mengingat wajah-wajah siswa yang pernah hadir dalam perjalanan profesionalnya. Ia memahami bahwa setiap pengalaman, baik yang menyenangkan maupun yang mengecewakan, telah membentuk dirinya menjadi guru yang sekarang. Tanpa refleksi, pengalaman hanya akan menjadi peristiwa yang lewat begitu saja. Dengan refleksi, pengalaman berubah menjadi pengetahuan.</p>
<p>Saya pernah mendengar seorang guru berkata bahwa ia belajar lebih banyak dari kesalahan-kesalahan mengajarnya daripada dari berbagai pelatihan yang pernah diikutinya. Kalimat itu mungkin terdengar sederhana. Namun, semakin lama saya memikirkan pendidikan, semakin saya merasa bahwa ada kebenaran yang mendalam di dalamnya.</p>
<p>Banyak hal penting dalam profesi guru tidak lahir dari ruang seminar. Ia lahir dari pengalaman yang dijalani secara langsung. Seorang guru mungkin pernah menyiapkan pembelajaran yang menurutnya sangat menarik, tetapi ternyata siswa tidak merespons seperti yang diharapkan. Ia pulang dengan perasaan kecewa. Namun, dari pengalaman itu ia belajar tentang pentingnya memahami kebutuhan siswa.</p>
<p>Guru lain mungkin pernah menghadapi kelas yang sulit dikendalikan. Berbagai strategi telah dicoba, tetapi hasilnya belum memuaskan. Setelah melalui proses yang panjang, ia mulai memahami bahwa membangun hubungan dengan siswa sering kali lebih penting daripada menunjukkan otoritas.</p>
<p>Pengalaman-pengalaman semacam itu tidak selalu tercatat dalam dokumen resmi sekolah. Namun, justru di sanalah banyak kebijaksanaan profesional terbentuk. Dalam bahasa yang sederhana, seorang guru belajar menjadi guru melalui kisah-kisah yang dialaminya sendiri.</p>
<p>Di dunia sastra, autobiografi sering dipahami sebagai upaya seseorang menuliskan kembali perjalanan hidupnya. Yang menarik, proses itu tidak hanya berkaitan dengan mengingat masa lalu. Ia juga berkaitan dengan membangun makna.</p>
<p>Dua orang dapat mengalami peristiwa yang sama, tetapi menghasilkan cerita yang berbeda karena mereka memaknainya dengan cara yang berbeda pula. Hal yang sama berlaku dalam dunia pendidikan.</p>
<p>Dua guru dapat menghadapi situasi yang serupa, tetapi pengalaman itu dapat membentuk identitas profesional yang berbeda. Yang membedakan bukan hanya peristiwanya, melainkan bagaimana mereka memaknainya. Di sinilah refleksi menjadi sangat penting. Refleksi membantu guru melihat bahwa setiap pengalaman mengandung pelajaran. Bahkan pengalaman yang tampaknya biasa sekalipun dapat menjadi sumber pemahaman yang mendalam.</p>
<p>Seorang siswa yang diam sepanjang semester mungkin mengajarkan pentingnya kesabaran. Seorang siswa yang kritis mungkin mengajarkan pentingnya keterbukaan. Seorang siswa yang mengalami kesulitan belajar mungkin mengajarkan arti empati. Guru sering merasa bahwa mereka sedang mengajar siswa. Padahal dalam banyak kesempatan, siswa juga sedang mengajar gurunya. Hubungan itu bersifat timbal balik. Dan setiap hubungan timbal balik selalu meninggalkan cerita.</p>
<p>Ketika berbicara tentang autobiografi profesional, saya juga teringat pada konsep memori pedagogis. Sebagian kenangan mengajar memang perlahan memudar. Namun ada pengalaman-pengalaman tertentu yang tetap tinggal meskipun telah berlalu bertahun-tahun.</p>
<p>Saya mengenal banyak guru yang masih mengingat momen ketika pertama kali memasuki kelas sebagai pengajar. Mereka masih mengingat rasa gugup, suara yang bergetar, atau tangan yang sedikit gemetar ketika menulis di papan tulis. Ada pula yang masih mengingat siswa tertentu yang mengubah cara pandangnya terhadap pendidikan.</p>
<p>Mengapa memori itu bertahan? Sebab pengalaman tersebut memiliki makna yang mendalam. Ia menjadi bagian dari identitas profesional. Ia menjadi titik-titik penting dalam autobiografi seorang guru. Barangkali itulah sebabnya mengajar tidak pernah sepenuhnya menjadi pekerjaan teknis. Mengajar selalu melibatkan dimensi kemanusiaan.</p>
<p>Guru bekerja dengan manusia, bukan dengan mesin. Mereka berhadapan dengan harapan, kecemasan, impian, dan berbagai kemungkinan yang ada dalam diri peserta didik. Sebab itu, pengalaman mengajar selalu menyentuh wilayah yang lebih dalam daripada sekadar penyampaian materi.</p>
<p>Dalam beberapa tahun terakhir, pendidikan sering dibicarakan melalui bahasa angka. Kita berbicara tentang nilai, capaian pembelajaran, indikator kinerja, akreditasi, dan berbagai ukuran lainnya. Semua itu penting. Namun, ada satu hal yang tidak selalu dapat diukur oleh angka, yakni kisah.</p>
<p>Padahal, pendidikan sesungguhnya penuh dengan kisah. Ada kisah tentang seorang siswa yang akhirnya berani berbicara di depan kelas setelah berbulan-bulan diam. Ada kisah tentang anak yang menemukan minat membaca karena dipinjamkan sebuah buku oleh gurunya. Ada kisah tentang guru yang hampir menyerah tetapi kembali menemukan semangat karena melihat perubahan kecil pada siswanya.</p>
<p>Kisah-kisah semacam itu mungkin tidak masuk dalam laporan statistik. Namun justru di sanalah makna pendidikan sering bersemayam. Dan kisah-kisah itu menjadi bagian dari autobiografi profesional seorang guru. Mungkin karena itu saya selalu percaya bahwa guru seharusnya juga menjadi penulis.</p>
<p>Bukan semata-mata penulis artikel ilmiah atau buku ajar, meskipun itu penting. Yang saya maksud adalah penulis pengalaman. Guru perlu menuliskan apa yang dilihat, dipikirkan, dirasakan, dan dipelajarinya dari proses pendidikan. Ketika pengalaman ditulis, ia tidak lagi menjadi kenangan yang mudah hilang. Ia berubah menjadi refleksi. Ia menjadi pengetahuan yang dapat dibagikan kepada orang lain.</p>
<p>Lebih dari itu, menulis membantu guru mengenali dirinya sendiri. Banyak hal baru dipahami justru ketika seseorang mulai menuliskannya. Dalam proses menulis, guru dapat melihat pola-pola yang sebelumnya tidak disadari. Ia dapat memahami bagaimana pengalaman tertentu membentuk cara pandangnya. Ia dapat menemukan makna yang tersembunyi di balik peristiwa sehari-hari. Menulis menjadi cara membaca kembali autobiografi profesional yang sedang dibangunnya.</p>
<p>Pada akhirnya, menjadi guru bukan sekadar menjalankan profesi. Menjadi guru adalah menjalani sebuah perjalanan. Perjalanan itu tidak selalu mudah. Ada kegagalan, keraguan, kelelahan, dan berbagai tantangan yang menyertainya. Namun ada pula perjumpaan, pembelajaran, dan kebahagiaan yang membuat perjalanan itu layak dijalani.</p>
<p>Setiap hari, tanpa disadari, seorang guru sedang menambahkan satu halaman baru dalam autobiografinya. Sebagian halaman mungkin berisi keberhasilan. Sebagian lagi berisi kesalahan yang kemudian menjadi pelajaran. Ada halaman yang ditulis dengan penuh keyakinan. Ada pula halaman yang lahir dari kebingungan dan pencarian.</p>
<p>Namun, semuanya memiliki nilai yang sama pentingnya karena semuanya membentuk identitas seorang guru. Maka ketika seseorang bertanya apa sebenarnya yang sedang dilakukan seorang guru sepanjang hidupnya, mungkin jawabannya sederhana. Ia sedang menulis. Bukan hanya menulis di papan tulis. Bukan hanya menulis perangkat pembelajaran.</p>
<p>Ia sedang menulis sebuah autobiografi profesional yang tidak selesai ketika jam pelajaran berakhir. Sebuah kisah panjang tentang bagaimana seorang manusia belajar memahami manusia lain melalui pendidikan. Dan mungkin, seperti semua autobiografi yang baik, kisah itu pada akhirnya bukan hanya menceritakan apa yang telah dilakukan, melainkan juga siapa yang telah dibentuk oleh perjalanan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Bionarasi Penulis</strong></p>
<p>Heri Isnaini adalah dosen sastra di IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Jawa Barat. Heri lahir di Subang pada 17 Juni dan memiliki minat yang mendalam terhadap dunia sastra beserta berbagai kajiannya. Tulisan-tulisannya telah dipublikasikan di beragam media massa, baik daring maupun cetak. Heri merupakan kontributor media RNSI dan Literatura Nusantara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/menjadi-guru-adalah-menulis-autobiografi-profesional/">Menjadi Guru adalah Menulis Autobiografi Profesional</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/menjadi-guru-adalah-menulis-autobiografi-profesional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puisi Sasikirana Batari Khasanah Siswi SDIT Nurul Hikmah III Purwakarta</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/puisi-sasikirana-batari-khasanah-siswi-sdit-nurul-hikmah-iii-purwakarta/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/puisi-sasikirana-batari-khasanah-siswi-sdit-nurul-hikmah-iii-purwakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 03:19:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[#SiswiBerprestasi #KaryaSiswa #SDITTerbaik]]></category>
		<category><![CDATA[#TKIT-SDIT Nurul Hikmah III]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=661</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sampai Jumpa di Seragam yang Berbeda &#160; Besok,...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/puisi-sasikirana-batari-khasanah-siswi-sdit-nurul-hikmah-iii-purwakarta/">Puisi Sasikirana Batari Khasanah Siswi SDIT Nurul Hikmah III Purwakarta</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sampai Jumpa di Seragam yang Berbeda</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Besok, kita tak lagi duduk di kelas yang sama</p>
<p>Bangku ini akan diisi cerita baru</p>
<p>Seragam merah putih kita lipat perlahan</p>
<p>Berganti biru putih di awal langkah berikutnya</p>
<p>Terima kasih untuk empat tahun yang penuh kenangan</p>
<p>Tawa, cerita, dan hari-hari yang tak terlupa</p>
<p>Maaf jika pernah gaduh dan menyulitkan</p>
<p>Semoga semua jadi bagian dari cerita indah kita</p>
<p>Sampai jumpa, kawan</p>
<p>Semoga waktu tetap mempertemukan</p>
<p>Meski kini kita berjalan</p>
<p>Dengan seragam yang berbeda</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karya : <strong>Sasikirana Batari Khasanah, Siswi SDIT Nurul Hikmah III Purwakarta</strong></p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/puisi-sasikirana-batari-khasanah-siswi-sdit-nurul-hikmah-iii-purwakarta/">Puisi Sasikirana Batari Khasanah Siswi SDIT Nurul Hikmah III Purwakarta</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/puisi-sasikirana-batari-khasanah-siswi-sdit-nurul-hikmah-iii-purwakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">661</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seru Banget! Murid TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta Jadi Pemadam Cilik Sehari di Damkar Purwakarta</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/seru-banget-murid-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-jadi-pemadam-cilik-sehari-di-damkar-purwakarta/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/seru-banget-murid-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-jadi-pemadam-cilik-sehari-di-damkar-purwakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 18:37:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=647</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwakarta, 15 April 2026 – TKIT Nurul Hikmah...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/seru-banget-murid-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-jadi-pemadam-cilik-sehari-di-damkar-purwakarta/">Seru Banget! Murid TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta Jadi Pemadam Cilik Sehari di Damkar Purwakarta</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_648" aria-describedby="caption-attachment-648" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-648 size-large" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_8109-700x400.jpg" alt="TK B Sedang Persiapan Memadamkan Api" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-648" class="wp-caption-text">TK A Sedang Persiapan Memadamkan Api</figcaption></figure>
<p data-start="249" data-end="639"><strong data-start="249" data-end="278">Purwakarta, 15 April 2026</strong> – <a href="https://www.instagram.com/tkitnurulhikmah3_purwakarta/">TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta</a> melaksanakan kegiatan Outing Class yang penuh keceriaan dan edukasi ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta didik dalam mengenal lebih dekat profesi pemadam kebakaran sebagai salah satu profesi mulia yang berjasa bagi masyarakat.</p>
<p data-start="641" data-end="894">Sejak tiba di lokasi, anak-anak disambut hangat oleh petugas pemadam kebakaran dan diajak mengikuti berbagai kegiatan menarik serta edukatif. Kegiatan diawali dengan pengenalan lagu pemadam api yang membuat suasana semakin semangat dan menyenangkan.</p>
<p data-start="896" data-end="1129">Selanjutnya, anak-anak mengikuti berbagai permainan outbond yang melatih keberanian, kekompakan, serta motorik mereka. Setelah itu, peserta menikmati snack time bersama sebelum memasuki sesi utama yang paling ditunggu-tunggu.</p>
<figure id="attachment_649" aria-describedby="caption-attachment-649" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-649 size-large" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_8061-700x400.jpg" alt="Persiapan Outbond TK A di Pemadam Kebarakan Kabupaten Purwakarta" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-649" class="wp-caption-text">Persiapan Outbond TK A di Pemadam Kebarakan Kabupaten Purwakarta</figcaption></figure>
<p data-start="1131" data-end="1451">Pada sesi praktik, anak-anak berkesempatan memakai baju pemadam kebakaran dan mencoba secara langsung latihan memadamkan api dengan didampingi petugas profesional. Pengalaman ini menjadi momen yang sangat berkesan karena anak-anak dapat merasakan langsung bagaimana tugas seorang pemadam kebakaran saat bertugas.</p>
<p data-start="1453" data-end="1687">Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta diajak bermain di bawah mandi air hujan buatan dari selang pemadam kebakaran yang menjadi puncak keseruan outing class hari itu. Tawa ceria dan antusiasme anak-anak memenuhi area kegiatan.</p>
<figure id="attachment_650" aria-describedby="caption-attachment-650" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-650" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_8147-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-650" class="wp-caption-text">TK B Sedang Persiapan Bermain Air Hujan Buatan di Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta</figcaption></figure>
<p data-start="1689" data-end="1905">Kepala <a href="https://www.instagram.com/tkitnurulhikmah3_purwakarta/">TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta</a>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Fendi Setiawan</span></span>, S.Pd, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pengenalan mendalam kepada anak-anak mengenai profesi pemadam kebakaran.</p>
<blockquote data-start="1907" data-end="2154">
<p data-start="1909" data-end="2154">“Kegiatan ini sebagai pengenalan secara mendalam terhadap profesi mulia yang dapat menambah empati anak-anak, menumbuhkan rasa hormat kepada para pahlawan kemanusiaan, serta memperluas wawasan mereka tentang pentingnya membantu sesama,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2156" data-end="2424">Melalui kegiatan outing class ini, <a href="https://www.instagram.com/tkitnurulhikmah3_purwakarta/">TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta</a> berharap peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga tumbuh menjadi anak yang berani, peduli, dan menghargai profesi-profesi yang bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/seru-banget-murid-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-jadi-pemadam-cilik-sehari-di-damkar-purwakarta/">Seru Banget! Murid TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta Jadi Pemadam Cilik Sehari di Damkar Purwakarta</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/seru-banget-murid-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-jadi-pemadam-cilik-sehari-di-damkar-purwakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">647</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Alfamart dan Baby Happy Perkuat Program Sahabat Posyandu, Sasar Lebih dari 6.000 Ibu dan Anak</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/alfamart-dan-baby-happy-perkuat-program-sahabat-posyandu-sasar-lebih-dari-6-000-ibu-dan-anak/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/alfamart-dan-baby-happy-perkuat-program-sahabat-posyandu-sasar-lebih-dari-6-000-ibu-dan-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 07:03:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=643</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com &#8211; Purwakarta &#8211; Alfamart bersama Baby Happy...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/alfamart-dan-baby-happy-perkuat-program-sahabat-posyandu-sasar-lebih-dari-6-000-ibu-dan-anak/">Alfamart dan Baby Happy Perkuat Program Sahabat Posyandu, Sasar Lebih dari 6.000 Ibu dan Anak</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-644" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-15-at-13.53.24-2-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p><strong>RadarPurwakarta.com &#8211;</strong> <strong>Purwakarta &#8211;</strong> Alfamart bersama Baby Happy memperkuat kolaborasi dalam program Alfamart Sahabat Posyandu yang digelar di 34 kota di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, lebih dari 6.000 ibu dan anak ditargetkan menerima pelayanan kesehatan dasar, dengan dukungan Baby Happy yang berlangsung pada periode Februari dan Mei 2026.</p>
<p>Salah satu pelaksanaan program tersebut berlangsung di Gerai Alfamart Veteran Purwakarta, berlokasi di Kelurahan Nagrikaler, Kabupaten Purwakarta, pada Sabtu, 14/02/2026. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para ibu yang datang bersama anak-anak mereka untuk memanfaatkan pelayanan posyandu yang disediakan.</p>
<p>Kolaborasi dengan Baby Happy ini sekaligus memperkuat komitmen Alfamart dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Sebelumnya, sepanjang 2025, program Alfamart Sahabat Posyandu telah menjangkau sekitar 30.000 penerima manfaat melalui pemanfaatan halaman gerai Alfamart sebagai lokasi layanan posyandu.</p>
<p>Program Alfamart Sahabat Posyandu memberikan layanan yang setara dengan posyandu pada umumnya, meliputi pemeriksaan tumbuh kembang anak, pemberian vitamin, edukasi gizi keluarga, hingga intervensi makanan tambahan guna mendukung pemenuhan gizi anak.</p>
<p>General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan bahwa Alfamart berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. Sejak diluncurkan pada awal 2023, program ini terus berjalan secara konsisten dan menjangkau semakin banyak ibu dan anak.</p>
<p>“Alfamart Sahabat Posyandu akan terus menjangkau lebih banyak ibu dan anak agar mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Pada 2026, kami memperkuat program ini dengan menambah jumlah titik pelaksanaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Rani.</p>
<p>Untuk memastikan kualitas layanan tetap optimal, Alfamart bekerja sama dengan kader posyandu serta dinas kesehatan setempat di setiap wilayah pelaksanaan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-645" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-15-at-13.53.24-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>“Program ini didukung penuh oleh kader posyandu dan dinas kesehatan setempat, sehingga layanan pemantauan tumbuh kembang anak dapat tersampaikan secara maksimal dan sesuai standar,” tambah Rani.</p>
<p>Selain memperoleh layanan kesehatan, para peserta juga mendapatkan goodie bag berisi produk dari WINGS Group serta kesempatan menikmati harga khusus produk WINGS yang tersedia di gerai Alfamart.</p>
<p>Marketing Manager Baby Happy, Stella Eidelina, menyampaikan bahwa partisipasi Baby Happy dalam program Alfamart Sahabat Posyandu merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Alfamart dalam memperluas akses layanan kesehatan ibu dan anak.</p>
<p>“Baby Happy senang dapat terlibat langsung dan bertemu dengan para ibu melalui program Alfamart Sahabat Posyandu. Dukungan ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan produk popok berkualitas yang nyaman bagi kulit sensitif anak serta mengedukasi pencegahan ruam popok, sekaligus mendukung layanan kesehatan ibu dan anak di berbagai wilayah,” ujarnya.</p>
<p>Program ini juga mendapat apresiasi dari para peserta. Imas, salah satu ibu yang hadir, mengaku terbantu dengan adanya layanan posyandu yang mudah dijangkau.</p>
<p>“Pelayanannya lengkap dan lokasinya dekat. Anak saya bisa diperiksa, dan saya juga mendapatkan bingkisan. Program seperti ini sangat membantu,” katanya.</p>
<p>Apresiasi serupa disampaikan oleh Kepala UPTD Peskesmas Koncara, N. Lot Hermawati, Ia menilai program Alfamart dan Baby Happy memberikan dampak positif bagi masyarakat.</p>
<p>“Program ini sangat baik karena menjangkau langsung ibu dan anak yang membutuhkan layanan kesehatan dasar. Harapannya, ke depan semakin banyak program serupa yang dapat digelar,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/alfamart-dan-baby-happy-perkuat-program-sahabat-posyandu-sasar-lebih-dari-6-000-ibu-dan-anak/">Alfamart dan Baby Happy Perkuat Program Sahabat Posyandu, Sasar Lebih dari 6.000 Ibu dan Anak</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/alfamart-dan-baby-happy-perkuat-program-sahabat-posyandu-sasar-lebih-dari-6-000-ibu-dan-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">643</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Perkuat Industri Baja dengan membangun Pabrik 1,5 T di Purwakarta</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/indonesia-perkuat-industri-baja-dengan-membangun-pabrik-15-t-di-purwakarta/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/indonesia-perkuat-industri-baja-dengan-membangun-pabrik-15-t-di-purwakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 04:49:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=638</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com- Pemerintah dan pelaku industri nasional kembali memperkuat...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/indonesia-perkuat-industri-baja-dengan-membangun-pabrik-15-t-di-purwakarta/">Indonesia Perkuat Industri Baja dengan membangun Pabrik 1,5 T di Purwakarta</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-640" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2026/01/667651ee2f25f-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p><strong>RadarPurwakarta.com-</strong> <em data-start="237" data-end="597">Pemerintah dan pelaku industri nasional kembali memperkuat struktur sektor baja melalui pembangunan fasilitas produksi baru di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Proyek ini merupakan bagian dari upaya memperkokoh kemandirian industri logam nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta hilirisasi industri. </em></p>
<p data-start="599" data-end="1066">PT <strong data-start="602" data-end="624">Tata Metal Lestari</strong>, bagian dari <strong data-start="638" data-end="657">Tatalogam Group</strong>, tengah membangun fasilitas baru Continuous Galvanizing Line (CGL) 2 di Plant Sadang, Purwakarta dengan nilai investasi sekitar <strong data-start="786" data-end="804">Rp 1,5 triliun</strong>.</p>
<p data-start="599" data-end="1066">Fasilitas baru ini menggunakan teknologi pelapisan baja dari perusahaan asal Italia, Tenova, yang diklaim mampu meningkatkan kualitas dan umur pakai produk baja lapis hingga empat kali lipat dibandingkan baja konvensional.</p>
<p data-start="1068" data-end="1382">Pembangunan fasilitas CGL 2 ditargetkan rampung dan mulai beroperasi <strong data-start="1137" data-end="1157">akhir tahun 2026</strong>. Pabrik ini juga diproyeksikan menyerap sekitar <strong data-start="1206" data-end="1232">350 tenaga kerja lokal</strong>, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem industri hulu–hilir di sektor baja.</p>
<p data-start="1384" data-end="1874">Produksi baja lapis dari pabrik baru ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sektor <strong data-start="1463" data-end="1508">konstruksi, infrastruktur, dan manufaktur</strong>, serta mendukung ekspansi pasar ekspor ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, Kanada, dan kawasan Asia Tenggara.</p>
<p data-start="1384" data-end="1874">Kapasitas produksi PT Tata Metal Lestari saat ini akan meningkat dari 250 ribu ton menjadi 500 ribu ton per tahun, dengan target jangka panjang mencapai 2,5 juta ton dalam sepuluh tahun mendatang.</p>
<p data-start="1876" data-end="2189">Kementerian Perindustrian menyatakan dukungannya terhadap pembangunan fasilitas baru ini sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat industri logam nasional, meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri, serta mengurangi ketergantungan impor bahan baku industri strategis. (FS)</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/indonesia-perkuat-industri-baja-dengan-membangun-pabrik-15-t-di-purwakarta/">Indonesia Perkuat Industri Baja dengan membangun Pabrik 1,5 T di Purwakarta</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/indonesia-perkuat-industri-baja-dengan-membangun-pabrik-15-t-di-purwakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">638</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
