<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agustin, Author at Radar Purwakarta</title>
	<atom:link href="https://radarpurwakarta.com/author/adminradar234/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarpurwakarta.com/author/adminradar234/</link>
	<description>Solusi Berita Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Sep 2025 14:14:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-da41d131-b969-4017-b21c-d18b87d9c093-80x80.jpg</url>
	<title>Agustin, Author at Radar Purwakarta</title>
	<link>https://radarpurwakarta.com/author/adminradar234/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232691580</site>	<item>
		<title>Ludes! Maggot Kering Bima Buatan Bank Sampah Induk Bengle Diborong Bupati Aep</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/ludes-maggot-kering-bima-buatan-bank-sampah-induk-bengle-diborong-bupati-aep/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/ludes-maggot-kering-bima-buatan-bank-sampah-induk-bengle-diborong-bupati-aep/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 14:14:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=562</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com &#8211; Karawang &#8212; Bupati Karawang H. Aep...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/ludes-maggot-kering-bima-buatan-bank-sampah-induk-bengle-diborong-bupati-aep/">Ludes! Maggot Kering Bima Buatan Bank Sampah Induk Bengle Diborong Bupati Aep</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_565" aria-describedby="caption-attachment-565" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-565" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/09/Gambar-WhatsApp-2025-09-30-pukul-15.58.09_d4401dce-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-565" class="wp-caption-text">Produk Maggot Kering Bima hasil kerjasama Bank Sampah Induk Bengle dengan Tim PkM Unsika, Kecamatan Majalaya, Selasa (30/9/2025)</figcaption></figure>
<p><strong>RadarPurwakarta.com &#8211;</strong> Karawang &#8212; Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh memborong maggot kering Bima hasil budidaya kader Bank Sampah Induk Mandiri Bengle Sejahtera (BSI-MBS) bersama Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) dalam agenda Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kecamatan Majalaya.</p>
<p>&#8220;Betul semua maggot produksi Bank Sampah Induk Bengle diborong habis sama pak Bupati,&#8221; Kata Wiji Susilowati saat mengikuti Gebyar Paten di Kantor Kecamatan Majalaya Kab. Karawang, Selasa (30/9/2025)</p>
<p>Kedatangan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh diiringi antusiame warga yang hadir pada acara yang dilaksanakan secara berkala tersebut.</p>
<p>&#8220;Pak Bupati datang ke stand kami Stand Desa Bengle, kebetulan kami salah satu produk kami Maggot yang diolah hasil kerja sama dengan Unsika diborong habis, &#8221; Sambung Wiji.</p>
<p>Ketua Tim PkM Unsika Mochamad Faizal Rizki menilai Bupati Karawang sangat mengapresiasi upaya warga dalam mengolah sampah melalui maggot.</p>
<figure id="attachment_564" aria-describedby="caption-attachment-564" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-564" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/09/Gambar-WhatsApp-2025-09-30-pukul-15.58.08_8e8cf6d5-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-564" class="wp-caption-text">Produk Maggot Kering Bima hasil kerjasama Bank Sampah Induk Bengle dengan Tim PkM Unsika, Kecamatan Majalaya, Selasa (30/9/2025)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Tim Pkm Unsika sedang melaksanakan kerja sama dengan mitra yaitu kader Bank Sampah Desa Bengle dengan melakukan budidaya maggot, hasil budidaya tersebut kemudian dikeringkan dan dijual, kebetulan kita pamerkan di Gebyar Paten Kec. Majalaya, Alhamdulillah didukung oleh Bupati dengan memborong semuanya, kami mencoba mendukung Sustainable Development Goals (SDGs),&#8221; Kata Mochamad Faizal Rizki di Kecamatan Majalaya.</p>
<p>Tim PkM Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melaksanakan pendampingan di Bank Sampah Induk Mandiri Bengle Sejahtera untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran hasil budidaya maggot.<br />
Budidaya Maggot atau larva dari Black Soldier Flies dapat mengurai sampah organik secara efektif dan mempunyai nilai ekonomi sirkular.</p>
<figure id="attachment_563" aria-describedby="caption-attachment-563" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-563" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/09/Gambar-WhatsApp-2025-09-30-pukul-15.58.09_17222ab1-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-563" class="wp-caption-text">Stand Desa Bengle turut memeriahkan acara Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kecamatan Majalaya, Selasa, (30/9/2025)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Budidaya maggot harus menjadi kegiatan yang berkelanjutan karena terbukti efektif mengurangi sampah juga bernilai ekonomi bagi warga yang mengelolanya, mudah-mudah pemerintah daerah bisa mendorong ini agar diterapkan sampai tingkat RT, &#8221; Terang Mochamad Faizal Rizki. (*)</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/ludes-maggot-kering-bima-buatan-bank-sampah-induk-bengle-diborong-bupati-aep/">Ludes! Maggot Kering Bima Buatan Bank Sampah Induk Bengle Diborong Bupati Aep</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/ludes-maggot-kering-bima-buatan-bank-sampah-induk-bengle-diborong-bupati-aep/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Inspiratif Fendi Setiawan: Dari Kelas, Ruang Redaksi, hingga Dunia Entrepreneur</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/perjalanan-inspiratif-fendi-setiawan-dari-kelas-ruang-redaksi-hingga-dunia-entrepreneur/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/perjalanan-inspiratif-fendi-setiawan-dari-kelas-ruang-redaksi-hingga-dunia-entrepreneur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 06:04:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[#Pendidik #Kepsek #Inspiratif #TKITNurulHikmah #Purwakarta #Indonesia #SekolahTerbaik #SekolahUnggul #SekolahJuara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=551</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah dinamika bangsa yang terus bergerak, setiap...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/perjalanan-inspiratif-fendi-setiawan-dari-kelas-ruang-redaksi-hingga-dunia-entrepreneur/">Perjalanan Inspiratif Fendi Setiawan: Dari Kelas, Ruang Redaksi, hingga Dunia Entrepreneur</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_552" aria-describedby="caption-attachment-552" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-552" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-11.33.58-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-552" class="wp-caption-text">Foto sambutan Kelulusan TKIT-SDIT Nurul Hikmah III Purwakarta</figcaption></figure>
<p data-start="235" data-end="566">Di tengah dinamika bangsa yang terus bergerak, setiap orang memiliki jalan pengabdian masing-masing. Ada yang menekuni dunia pendidikan, ada yang berkarya dalam pemerintahan, ada pula yang memilih jalur literasi dan ruang publik. Namun, satu hal yang menjadi kunci adalah totalitas dalam memaksimalkan peran yang sedang dijalani.</p>
<p data-start="568" data-end="905">Itulah yang tercermin dari sosok <strong data-start="601" data-end="619">Fendi Setiawan</strong>. Sebagai Kepala Sekolah TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta, ia menyalakan semangat belajar dan membimbing anak-anak sejak usia dini. Di sisi lain, melalui kiprahnya di dunia jurnalistik, ia menghadirkan informasi yang mencerahkan serta menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.</p>
<p data-start="907" data-end="1159">Alumni <strong data-start="914" data-end="976">Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP Al Hikmah Surabaya</strong> ini membuktikan bahwa lulusan bahasa tidak hanya berkiprah di ruang kelas, tetapi juga mampu tampil sebagai pemimpin di berbagai lini—pendidikan, jurnalistik, bahkan kewirausahaan.</p>
<p data-start="1161" data-end="1523">Ya, di luar aktivitas mendidik dan menulis, Fendi juga menekuni dunia entrepreneurship di bidang pertanian Budidaya Jamur Tiram. Bagi dirinya, usaha ini bukan sekadar urusan finansial, melainkan sebuah upaya membuka manfaat lebih luas, termasuk lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Dengan cara itu, ia bisa lebih tenang dan totalitas dalam mengabdi sebagai seorang guru.</p>
<p data-start="1525" data-end="1904">Bagi Fendi, sekolah bukan sekadar tempat anak belajar membaca, menulis, atau berhitung. Lebih dari itu, sekolah adalah <strong data-start="1644" data-end="1667">laboratorium pahala</strong>: ruang di mana akhlak anak dibentuk, nilai-nilai Islami dibiasakan, dan karakter ditanamkan. Dengan semangat kolaborasi, ia terus mengembangkan TKIT Nurul Hikmah III menjadi sekolah yang menyenangkan, bermakna, dan selaras dengan tuntutan zaman.</p>
<p data-start="1906" data-end="2274">Tak berhenti di situ, saat ini Fendi juga tengah menempuh <strong data-start="1964" data-end="1992">pendidikan Magister (S2)</strong>. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmennya terhadap prinsip <em data-start="2055" data-end="2075">long life learning</em>—bahwa seorang guru sejati tidak pernah berhenti belajar.</p>
<p data-start="1906" data-end="2274"><em data-start="2133" data-end="2245">“Guru sejati adalah sosok yang berilmu seperti ulama, berhati seperti orang tua, dan berjiwa seperti pejuang,”</em> ungkapnya penuh keyakinan.</p>
<p data-start="2276" data-end="2574">Kecintaannya pada dunia literasi pun semakin kokoh. Sejak lama menulis berita dan artikel, Fendi kemudian mendirikan dua media online: <strong data-start="2411" data-end="2429">Nektarnews.com.</strong> Media ini menjadi wadah informasi terpercaya yang berkomitmen menyajikan berita objektif, jernih, dan mencerahkan.</p>
<p data-start="2576" data-end="2937">Baginya, pendidikan dan jurnalistik memiliki benang merah yang sama: <strong data-start="2645" data-end="2668">mencerdaskan bangsa</strong>. Melalui sekolah, ia mencetak generasi berkarakter sejak dini. Melalui media, ia memberi pencerahan dengan informasi yang bernas. Dua peran yang berjalan beriringan, menjadikannya figur inspiratif yang berdiri bukan hanya di depan kelas, tetapi juga di ruang publik.</p>
<p data-start="2939" data-end="3240">Keberhasilan Fendi memadukan peran pendidik, jurnalis, dan entrepreneur adalah bukti bahwa literasi dan kepemimpinan dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa. Dari Purwakarta, ia menegaskan pada kita semua bahwa pena, ilmu, dan keteladanan adalah senjata ampuh untuk menyalakan perubahan.</p>
<p data-start="3242" data-end="3514">Dengan dedikasi itu, <strong data-start="3263" data-end="3281">Fendi Setiawan</strong> layak menjadi inspirasi. Ia membuktikan bahwa guru sejati bukan hanya pejuang pendidikan, melainkan juga agen perubahan yang mampu menyalakan cahaya harapan di tengah masyarakat, di Jawa Barat, dan di Indonesia secara keseluruhan.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/perjalanan-inspiratif-fendi-setiawan-dari-kelas-ruang-redaksi-hingga-dunia-entrepreneur/">Perjalanan Inspiratif Fendi Setiawan: Dari Kelas, Ruang Redaksi, hingga Dunia Entrepreneur</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/perjalanan-inspiratif-fendi-setiawan-dari-kelas-ruang-redaksi-hingga-dunia-entrepreneur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">551</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantu Pasarkan Maggot Kering, Dosen dan Mahasiswa Unsika Berikan Pelatihan Pemasaran Digital Pada Kader Bank Sampah di Desa Bengle</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/bantu-pasarkan-maggot-kering-dosen-dan-mahasiswa-unsika-berikan-pelatihan-pemasaran-digital-pada-kader-bank-sampah-di-desa-bengle/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/bantu-pasarkan-maggot-kering-dosen-dan-mahasiswa-unsika-berikan-pelatihan-pemasaran-digital-pada-kader-bank-sampah-di-desa-bengle/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 14:42:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Radar Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[#Mahasiswa #Dosen #Unsika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=547</guid>

					<description><![CDATA[<p>RadarPurwakarta.com&#8211; Karawang &#8211; Dosen dan Mahasiswa Universitas Singaperbangsa...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/bantu-pasarkan-maggot-kering-dosen-dan-mahasiswa-unsika-berikan-pelatihan-pemasaran-digital-pada-kader-bank-sampah-di-desa-bengle/">Bantu Pasarkan Maggot Kering, Dosen dan Mahasiswa Unsika Berikan Pelatihan Pemasaran Digital Pada Kader Bank Sampah di Desa Bengle</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_548" aria-describedby="caption-attachment-548" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-548" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/09/Gambar-WhatsApp-2025-09-20-pukul-20.59.17_1f6e69b0-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-548" class="wp-caption-text">Dosen dan mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang melaksanakan pelatihan digital marketing pada para Kader Bank Sampah di Desa Bengle Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, Sabtu (20/9/2025)</figcaption></figure>
<p><strong>RadarPurwakarta.com</strong>&#8211; Karawang &#8211; Dosen dan Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dengan tema Digital Marketing pada Kader Bank Sampah di Dusun 7 Desa Bengle. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi sirkular dari budidaya maggot.</p>
<p>&#8220;Kita berikan pelatihan digital marketing dengan tujuan agar mereka (pengelola) Bank Sampah yang bisa meningkatkan nilai tambah dari ekonomi sirkular yang sudah dirintisnya, yaitu maggot,&#8221; Kata Mochamad Faizal Rizki, Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Singaperbangsa Karawang saat memberikan Pelatihan Digital Marketing di Balai Posyandu Citra Kencana 15 RT 65/66 Desa Bengle, Sabtu (20/9/2025).</p>
<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan kader Bank Sampah di Dusun 07 Desa Bengle sangat aktif dalam mengelola Bank Sampah mereka, meskipun demikian belum optimal dari segi perluasan pemasaran hasil budidaya maggot.<br />
Bank Sampah Induk Mandiri Bengle Sejahtera (BSI-MBS) telah melaksanakan berbagai inovasi untuk meningkatkan ekonomi sirkular, salah satunya budidaya maggot atau larva dari black soldier flies (BSF) yang dapat menguraikan sampah organik/sisa makanan. Kemudian maggot yang dihasilkan dalam kurung waktu tertentu dapat di keringkan dan digunakan sebagai pakai ternak atau ikan. Maggot kering ini memiliki nilai tambah secara ekonomi.</p>
<p>&#8220;Kebetulan di Bank Sampah ini sudah dibudidayakan maggot (BSF) tapi untuk pemasaran kita akan bantu mengedukasinya supaya nilai tambahnya lebih optimal,&#8221; Terang Tri Susanto saat memberikan materi mengenai budidaya maggot di Balai Posyandu Citra Kencana 15 RT65/66.</p>
<p>Dihadiri 30 orang peserta pelatihan Fadlan Nurhakiem Dosen Program Studi Hubungan Internasional sekaligus anggota PkM turut memberikan masukan terkait pentingnya pemasaran digital supaya ekonomi sirkular semakin optimal dan meningkatkan nilai tambah bagi para pengelola.</p>
<p>&#8220;Ekonomi sirkular sangat penting dalam membangun komunitas pengelola Bank Sampah di sini, &#8221; Ujar Fadlan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-549" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/09/Gambar-WhatsApp-2025-09-20-pukul-20.59.17_954c2e5a-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><br />
Sementara itu pada kesempatan yang sama Lolita Deby Mahendra Putri selaku fasilitator PkM mengatakan, Civitas Akademik dari Universitas Singaperbangsa Karawang mencoba membantu kader Bank Sampah Induk untuk memasarkan maggot sebagai produk unggulan, namun tidak hanya itu pemasaran digital juga berguna untuk meningkatkan jiwa entrepreneurship para wanita yang mayoritas merupakan kader Bank Sampah di Desa Bengle.</p>
<p>&#8220;Kebetulan di Dusun 7 Desa Bengle sudah merupakan kampung Program Kampung Iklim atau Proklim, artinya ini mereka (ibu-ibu) di sini sudah serius mengurus lingkungan yang berkelanjutan, sudah kewajiban kami (civitas) membantu mereka mengoptimalkan nilai tambah dari ekonomi sirkular,&#8221; Jelas Lolita.</p>
<p>Keberadaan Bank Sampah Induk Mandiri Bengle Sejahtera dapat menjadi rujukan bagi masalah sampah baik di kawasan perkotaan maupun perdesaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menyuntikan semangat para kader Bank Sampah supaya lebih giat dalam mengelola sampah demi lingkungan yang lebih baik lagi.</p>
<p>&#8220;Kita dari pihak Civitas Universitas Singaperbangsa Karawang berupaya terus memberikan kontribusi serta pendampingan kepada pengelola Bank Sampah demi terwujudnya Sustainability Development Goals (SDGs) dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,&#8221; Tutup Faizal.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/bantu-pasarkan-maggot-kering-dosen-dan-mahasiswa-unsika-berikan-pelatihan-pemasaran-digital-pada-kader-bank-sampah-di-desa-bengle/">Bantu Pasarkan Maggot Kering, Dosen dan Mahasiswa Unsika Berikan Pelatihan Pemasaran Digital Pada Kader Bank Sampah di Desa Bengle</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/bantu-pasarkan-maggot-kering-dosen-dan-mahasiswa-unsika-berikan-pelatihan-pemasaran-digital-pada-kader-bank-sampah-di-desa-bengle/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">547</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pojok Baca Nagrikaler: Ruang Tumbuh Literasi Anak dan Apresiasi Masyarakat dalam Harmoni Kolaborasi</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/pojok-baca-nagrikaler-ruang-tumbuh-literasi-anak-dan-apresiasi-masyarakat-dalam-harmoni-kolaborasi/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/pojok-baca-nagrikaler-ruang-tumbuh-literasi-anak-dan-apresiasi-masyarakat-dalam-harmoni-kolaborasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 14:14:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[#IPB #Literasi #KKN #Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=542</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTA— Kelurahan Nagrikaler, sebuah kawasan yang berada di...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/pojok-baca-nagrikaler-ruang-tumbuh-literasi-anak-dan-apresiasi-masyarakat-dalam-harmoni-kolaborasi/">Pojok Baca Nagrikaler: Ruang Tumbuh Literasi Anak dan Apresiasi Masyarakat dalam Harmoni Kolaborasi</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_544" aria-describedby="caption-attachment-544" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-544" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/08/RP-700x400.png" alt="KKN-T Literasi 2025 dari IPB University" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-544" class="wp-caption-text">Foto Bersama KKN-T Literasi 2025 dari IPB University</figcaption></figure>
<p>PURWAKARTA— Kelurahan Nagrikaler, sebuah kawasan yang berada di jantung Kabupaten Purwakarta, menjadi saksi tumbuhnya semangat literasi yang mengakar dari kolaborasi masyarakat dan mahasiswa. Melalui program <strong>KKN-T Literasi 2025</strong> dari <strong>IPB University</strong>, hadir sebuah inisiatif inspiratif yang kini menjadi ruang belajar, bermain, dan berimajinasi bagi anak-anak: <strong>Pojok Baca Kelurahan Nagrikaler</strong>. Tak sekadar tumpukan buku di sudut ruangan, Pojok Baca ini menjelma sebagai ruang partisipatif yang menjembatani anak dengan dunia literasi, serta menjadi sarana refleksi dan penghargaan atas kontribusi masyarakat dalam pembangunan berbasis pengetahuan.</p>
<h3><strong>Menyulut Imajinasi Anak: <em>Read Me a Book</em> &amp; Membaca Nyaring</strong></h3>
<p>Kegiatan literasi dimulai dengan program sederhana namun penuh makna: membacakan cerita kepada anak-anak. Pada <strong>9 Juli 2025</strong>, suasana berubah menjadi hidup dengan kegiatan <em>Read Me a Book</em> dan <em>Membaca Nyaring</em>. Tim KKN-T Literasi membacakan buku dengan intonasi yang ekspresif, suara yang menyenangkan, dan gerak tubuh yang komunikatif. Anak-anak diajak tidak hanya mendengarkan, tetapi juga menyelami isi cerita melalui tanya jawab ringan dan diskusi santai.</p>
<p>Mereka tertawa, bertanya, dan menyampaikan pendapatnya dengan antusias. Di sinilah bibit kecintaan terhadap buku mulai tumbuh, seiring dengan kemampuan berpikir kritis dan keberanian berpendapat.</p>
<h3><strong>Dari Pembaca Menjadi Pencipta: Menulis dan Menghidupkan Buku</strong></h3>
<p>Setelah menjadi pendengar aktif, anak-anak diajak menjadi kreator. Pada <strong>10 Juli 2025</strong>, mereka mengikuti kegiatan <em>Menulis Cerita Berbasis Isi Buku Bacaan</em>. Anak-anak diberi kebebasan menulis ulang cerita dari buku yang telah dibacakan atau menciptakan cerita baru berdasarkan imajinasi mereka sendiri.</p>
<p>Kemudian pada <strong>13 Juli 2025</strong>, suasana semakin semarak dengan kegiatan <em>Mengulas Buku dan Membuat Proyek Kreatif</em>. Mereka menyampaikan pendapat tentang buku yang telah dibaca dalam bentuk tulisan atau presentasi singkat. Proyek-proyek berbasis buku seperti menggambar karakter favorit, membuat origami tokoh cerita, hingga membuat mini panggung cerita, menjadi ajang ekspresi yang menyenangkan. Literasi tidak lagi hanya soal membaca, tetapi juga tentang mencipta dan berekspresi.</p>
<h3><strong>Panggung Apresiasi: Puncak Literasi dalam Semangat Kolaborasi</strong></h3>
<p>Semua usaha dan proses pembelajaran selama bulan Juli bermuara pada satu momentum istimewa: <strong>Puncak Apresiasi Literasi</strong> pada <strong>27 Juli 2025</strong>. Aula Kelurahan Nagrikaler dipenuhi semangat dan kebanggaan saat anak-anak tampil membacakan karya mereka, menerima apresiasi, dan menunjukkan hasil belajar mereka.</p>
<p>Acara ini menjadi ajang selebrasi bersama. Penampilan tilawah, hadrah, dan tarian tradisional menambah kemeriahan. Dukungan dari SDN 4 Nagrikaler, SMPS/MTs Al-Muhajirin, guru, kepala sekolah, staf kelurahan, hingga pustakawan sekolah menegaskan bahwa literasi adalah urusan bersama. Ini bukan hanya milik dunia pendidikan, tetapi juga milik masyarakat.</p>
<h3><strong>Pojok Ajaib: Ruang Kecil dengan Dampak Besar</strong></h3>
<p>Pojok Baca Nagrikaler kini bukan sekadar ruang baca, tetapi ruang tumbuh. Di sinilah anak-anak bertemu dengan cerita, menyampaikan gagasan, serta mengembangkan empati dan kreativitas. Konsepnya sederhana, sebuah pojok dengan rak buku dan karpet baca namun dampaknya terasa nyata.</p>
<p>Pihak kelurahan memberikan dukungan luar biasa. Mereka percaya bahwa pojok ini dapat menjadi gerbang menuju masyarakat yang lebih literat dan berdaya. Bukan hanya anak-anak yang terlibat, tetapi juga orang tua, perangkat kelurahan, dan tokoh masyarakat. Pojok Baca menjadi milik bersama.</p>
<h3><strong>Literasi Menyebar: Kolaborasi Sekolah sebagai Ekstensi Gerakan</strong></h3>
<p>Tim KKN-T Literasi tidak berhenti di Pojok Baca. Mereka membawa semangat ini ke sekolah-sekolah mitra, yakni <strong>SMPS/MTs Al-Muhajirin</strong> pada <strong>21 Juli 2025</strong> dan <strong>SDN 4 Nagrikaler</strong> pada <strong>22 Juli 2025</strong>. Kegiatan membaca bersama, membuat proyek buku, bermain edukatif, hingga meninggalkan kenang-kenangan berupa pohon cap jari mewarnai kunjungan ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-543" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/08/RP-1-700x400.png" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Intervensi kecil ini memperluas cakupan gerakan literasi, menjadikan membaca sebagai kegiatan yang rutin dan menyenangkan di lingkungan formal. Ini adalah langkah strategis untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari budaya sekolah.</p>
<h3><strong>KKN yang Menghidupkan, Bukan Sekadar Mengabdi</strong></h3>
<p>Program Pojok Baca dan rangkaian kegiatan literasi ini bukan hanya bagian dari agenda KKN. Ini adalah bentuk pengabdian yang hidup, yang berdialog dengan kebutuhan masyarakat. Program ini membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya datang untuk menjalankan program, tetapi hadir untuk menciptakan dampak. Literasi diposisikan bukan semata kemampuan membaca, tetapi kemampuan memahami, menyampaikan, dan mencipta. Anak-anak belajar untuk percaya diri, berpikir kritis, dan berkolaborasi. Nilai-nilai ini menjadi warisan paling berharga dari kehadiran program ini.</p>
<h3><strong>Menyalakan Pelita Literasi, Menyemai Harapan</strong></h3>
<p>Dari pojok kecil di sudut kelurahan, tumbuh harapan besar untuk masa depan. Lewat kegiatan sederhana seperti membaca bersama, menulis dan berdiskusi, anak-anak mulai memahami bahwa dunia bisa dijelajahi lewat halaman demi halaman. Pojok Baca adalah awal dari gerakan yang lebih luas. Bukan hanya tentang berapa banyak buku yang dibaca, tetapi seberapa dalam makna yang ditinggalkan. Ia bukan hanya tempat, tetapi gerakan. Bukan hanya proyek, tapi harapan. (FS)</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/pojok-baca-nagrikaler-ruang-tumbuh-literasi-anak-dan-apresiasi-masyarakat-dalam-harmoni-kolaborasi/">Pojok Baca Nagrikaler: Ruang Tumbuh Literasi Anak dan Apresiasi Masyarakat dalam Harmoni Kolaborasi</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/pojok-baca-nagrikaler-ruang-tumbuh-literasi-anak-dan-apresiasi-masyarakat-dalam-harmoni-kolaborasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">542</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Inovatif, Mahasiswa KKN IPB Ajak Ibu-ibu Cipaisan Wujudkan Keluarga Tangguh Lewat Media Kreatif</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/inovatif-mahasiswa-kkn-ipb-ajak-ibu-ibu-cipaisan-wujudkan-keluarga-tangguh-lewat-media-kreatif/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/inovatif-mahasiswa-kkn-ipb-ajak-ibu-ibu-cipaisan-wujudkan-keluarga-tangguh-lewat-media-kreatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 09:20:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=537</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwakarta (21/7) – Semangat untuk memperkokoh fondasi masyarakat...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/inovatif-mahasiswa-kkn-ipb-ajak-ibu-ibu-cipaisan-wujudkan-keluarga-tangguh-lewat-media-kreatif/">Inovatif, Mahasiswa KKN IPB Ajak Ibu-ibu Cipaisan Wujudkan Keluarga Tangguh Lewat Media Kreatif</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_538" aria-describedby="caption-attachment-538" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-538" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/07/Cuplikan-layar-2025-07-22-161120-700x400.png" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-538" class="wp-caption-text">Foto Kegiatan TANGGA: Sosialisasi dan Edukasi Ketahanan Keluarga IPB</figcaption></figure>
<p>Purwakarta (21/7) – Semangat untuk memperkokoh fondasi masyarakat dari unit terkecilnya, yakni keluarga, kembali digelorakan di Kelurahan Cipaisan, Kabupaten Purwakarta. Melalui sebuah kolaborasi apik, sekelompok mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) sukses menggelar program &#8220;TANGGA: Sosialisasi dan Edukasi Ketahanan Keluarga&#8221; pada Kamis (10/7/2025)</p>
<p>Kegiatan yang diinisiasi sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat ini terselenggara atas kerja sama mahasiswa dengan ibu-ibu Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta kader posyandu setempat. Tim mahasiswa KKN-T IPB ini berada di bawah bimbingan Ranti Wiliasih, S.P., M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapang. Adapun tim yang bertugas di Kelurahan Cipaisan dikoordinatori oleh Juan Kelvin Immanuel dengan anggota yang terdiri dari Shafiyya Putri Hervia, Indira Maharani, Salsabila Fachriya, Nailah Rahmah Azizah, Hadijah Habibati Munfiga, Fitratunnisa, dan Muhamad Wildan Ramadhani.</p>
<p>Bertempat di Aula Serbaguna Kelurahan Cipaisan, program ini bertujuan membekali para ibu, yang merupakan pilar utama keluarga, dengan pengetahuan praktis untuk membangun keluarga yang tangguh, sejahtera, dan cerdas secara finansial.</p>
<p>Berbeda dari sosialisasi pada umumnya, para mahasiswa membawa pendekatan yang segar dan modern. Sesi pertama berfokus pada pengenalan konsep ketahanan keluarga yang dikemas secara kreatif melalui &#8220;Pop-Up Rumah Ketahanan Keluarga&#8221;. Media visual inovatif hasil pengembangan Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB ini berhasil menyederhanakan konsep yang kompleks menjadi sajian tiga dimensi yang menarik dan mudah dipahami.</p>
<p>&#8220;Kegiatan penyuluhan ini kami selenggarakan sebagai wujud kepedulian dan kontribusi kami dalam mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat. Besar harapan kami agar kegiatan ini dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat Cipaisan,&#8221; ujar Juan Kelvin Immanuel, koordinator mahasiswa.</p>
<p>Antusiasme peserta semakin terasa saat tim memperkenalkan aplikasi &#8220;FamLink&#8221;. Aplikasi berbasis ponsel pintar ini merupakan inovasi IPB yang dirancang untuk mengukur tingkat ketahanan keluarga secara mandiri. Para ibu dibimbing langsung untuk mendiagnosis kondisi keluarganya, yang hasilnya menjadi dasar untuk diskusi yang lebih personal dan mendalam.</p>
<p>Program ini terbukti lebih dari sekadar transfer pengetahuan satu arah. Sesi tanya jawab membuka ruang dialog yang kritis dan jujur mengenai isu-isu riil yang dihadapi masyarakat. Salah satu momen penting terjadi saat Ibu Ela, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan, mengangkat isu pelik seputar Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).</p>
<p>&#8220;Di lapangan, kami kadang menemukan adanya indikasi KDRT. Namun, kedua belah pihak mengaku masih saling mencintai. Bagaimana kita harus menyikapinya?&#8221; tanya Ibu Ela.</p>
<p>Pertanyaan tersebut dijawab dengan lugas oleh tim mahasiswa, yang menekankan pentingnya memisahkan perasaan cinta dari tindakan kekerasan. &#8220;Penting untuk kita semua pahami, cinta tidak menyakiti. Adanya KDRT, sekecil apa pun, adalah tanda bahaya yang tidak bisa ditoleransi dengan alasan cinta. Prioritas utama adalah keselamatan korban. KDRT bukanlah aib, dan korban harus didampingi untuk berani melapor,&#8221; jawab salah satu mahasiswa dengan mantap, yang disambut anggukan setuju para hadirin.</p>
<p>Setelah memahami pilar ketahanan keluarga, sesi kedua mengajak para peserta untuk fokus pada pengelolaan sumber daya rumah tangga. Para ibu diajak untuk berani &#8220;bermimpi&#8221; sekaligus dibekali keterampilan literasi keuangan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sesi dibuka dengan cara yang menyentuh, di mana peserta berbagi impian terbesar mereka. Salah satunya Ibu Yusti, yang dengan haru bercerita ingin membangun pondok pesantren dan berkumpul bersama keluarga.</p>
<p>Untuk memastikan efektivitas program, mahasiswa menerapkan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasilnya, para ibu menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya dana darurat.</p>
<p>Mahasiswa membagikan langkah-langkah praktis, seperti cara membagi alokasi pendapatan ke dalam tiga pos utama (kebutuhan, keinginan, dan tabungan/dana darurat), serta tips mencatat keuangan secara sederhana. Mereka juga memberikan ide-ide kreatif untuk menambah penghasilan dari rumah.</p>
<p>Kegiatan yang ditutup dengan doa dan foto bersama ini bukanlah sekadar akhir dari sebuah program. Lebih dari itu, inisiatif yang digagas mahasiswa KKN-T IPB ini menjadi pemantik dan langkah awal bagi masyarakat Cipaisan untuk lebih peduli terhadap isu ketahanan keluarga. Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat lokal terbukti mampu menciptakan solusi yang relevan dan berdampak.</p>
<p>Diharapkan, ilmu dan keterampilan yang telah dibagikan dapat terus diterapkan dan disebarkan lebih luas oleh para kader PKK, sehingga cita-cita untuk mewujudkan keluarga yang tangguh, cerdas, dan sejahtera di Purwakarta dapat terwujud secara berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/inovatif-mahasiswa-kkn-ipb-ajak-ibu-ibu-cipaisan-wujudkan-keluarga-tangguh-lewat-media-kreatif/">Inovatif, Mahasiswa KKN IPB Ajak Ibu-ibu Cipaisan Wujudkan Keluarga Tangguh Lewat Media Kreatif</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/inovatif-mahasiswa-kkn-ipb-ajak-ibu-ibu-cipaisan-wujudkan-keluarga-tangguh-lewat-media-kreatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">537</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upaya Aksi Nyata dan Berdampak, Pendidikan Teknologi Agroindustri UPI Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di Kuningan, Jawa Barat</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/upaya-aksi-nyata-dan-berdampak-pendidikan-teknologi-agroindustri-upi-gelar-pengabdian-kepada-masyarakat-di-kuningan-jawa-barat/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/upaya-aksi-nyata-dan-berdampak-pendidikan-teknologi-agroindustri-upi-gelar-pengabdian-kepada-masyarakat-di-kuningan-jawa-barat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 00:23:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Radar Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[#UPI #Dosen #Mahasiswa #Berprestasi #Bandung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=532</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung (27/6) – Dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/upaya-aksi-nyata-dan-berdampak-pendidikan-teknologi-agroindustri-upi-gelar-pengabdian-kepada-masyarakat-di-kuningan-jawa-barat/">Upaya Aksi Nyata dan Berdampak, Pendidikan Teknologi Agroindustri UPI Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di Kuningan, Jawa Barat</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_533" aria-describedby="caption-attachment-533" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-533" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/06/SS-Oke-700x400.png" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-533" class="wp-caption-text">Foto Kegiatan PKM Pendidikan Teknologi Agroindustri UPI</figcaption></figure>
<p>Bandung (27/6) – Dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, Fakultas Pendidikan Teknik, Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Karang Tawang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada Rabu (25/6/2025).</p>
<p>Kegiatan PkM yang berjudul “Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Melinjo untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan bagi Kelompok Tani Mujursari” ini dilaksanakan dalam upaya pemanfaatan limbah produksi olahan melinjo menjadi Pupuk Organik Cair (POC) untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo nomor 2, yakni swasembada pangan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 20 peserta, yang terdiri dari Kelompok Penggerak TP PKK Desa Karang Tawang dan perwakilan Kelompok Tani Mujursari.</p>
<p>Dalam sambutannya, Jaja Suharja, Kepala Desa Karang Tawang menyampaikan sambutan hangat kepada Tim PkM dan berharap kegiatan PkM memberikan dampak positif dan manfaat bagi warga Desa Karang Tawang, khususnya para petani dan pelaku tani.</p>
<p>“Kami ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada para dosen dan mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan ini, dan saya berharap dengan adanya kegiatan pengabdian ini dapat memberikan dampak bagi para petani dan masyarakat di Desa Karang Tawang,” ucap Jaja.</p>
<p>Disamping itu, Sri Handayani, Dosen Pendidikan Teknologi Agroindustri UPI mengatakan, kegiatan ini merupakan aksi nyata dari institusi kepada masyarakat sebagai upaya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.</p>
<p>“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dan amanah penting, salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat,” tutur Sri.</p>
<p>Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Yatti Sugiarti, M.P., sebagai ketua kegiatan PkM dan melibatkan Nita Nur Rezkia, S.P., M.Agr., selaku Dosen Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri UPI sebagai pemateri utama, serta tim pelaksana yang terdiri dari sejumlah mahasiswa aktif, yaitu Akmal Raditya Raharjo, Andya Ghinaa Zahraa Ependi, Aryo Herdiansah, Lingga Al Ghifari, Muhammad Fakhri Athallah, Nurul Ajlina Yasifa, Najla Ibtihal Mumtaz, dan Rasyid Kemal Ashary.</p>
<p>Kegiatan diisi dengan pemaparan profil program studi, latar belakang perlunya pemanfaatan limbah melinjo menjadi pupuk organik cair dan manfaat pupuk organik cair oleh Nita Nur Rezkia, Dosen Pendidikan Teknologi Agroindustri UPI. Selanjutnya, demonstrasi pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar daun dan kulit melinjo dilaksanakan oleh peserta dan didampingi oleh mahasiswa.</p>
<p>Saat pemaparannya, Nita mengungkapkan bahwa limbah produksi olahan melinjo biasanya dibuang ke lahan sawah dan perkebunan tanpa diolah terlebih dahulu, yang mengakibatkan penyerapan nutrisi oleh tanah membutuhkan waktu yang lama.</p>
<p>“Biasanya, limbah produksi olahan melinjo seperti daun melinjo dan kulit melinjo itu dibuang ke lahan langsung untuk dijadikan pupuk suplemen. Padahal kalau kita olah terlebih dahulu, dapat mempercepat proses penyerapan nutrisi dan manfaatnya akan lebih cepat terasa,” ujar Nita.</p>
<p>Selain itu, Nining Suryani, salah satu peserta yang merupakan warga desa menyampaikan, dirinya adalah pelaku tani di rumahnya dan menyutujui hal yang disampaikan Nita.</p>
<p>“Saya dirumah menanam tomat dan sayuran lainnya, dan betul yang disampaikan tadi, biasanya kulit melinjo yang tua itu suka disimpan langsung ke tanamannya,” tutur Nining.</p>
<p>Ketua Gabungan Kelompok Tani Desa Karang Tawang, Dudi mengungkapkan bahwa kegiatan PkM ini telah memberikan  dampak positif dan manfaat bagi masyarakat khususnya para petani dan pelaku tani di Desa Karang Tawang dengan penandatanganan Surat Pernyataan Mitra Gabungan Kelompok Tani.</p>
<p>Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Karang Tawang dari teknologi tepat guna yang telah diberikan, serta menjadi motivasi bagi institusi lain untuk dapat melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/upaya-aksi-nyata-dan-berdampak-pendidikan-teknologi-agroindustri-upi-gelar-pengabdian-kepada-masyarakat-di-kuningan-jawa-barat/">Upaya Aksi Nyata dan Berdampak, Pendidikan Teknologi Agroindustri UPI Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di Kuningan, Jawa Barat</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/upaya-aksi-nyata-dan-berdampak-pendidikan-teknologi-agroindustri-upi-gelar-pengabdian-kepada-masyarakat-di-kuningan-jawa-barat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">532</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebijakan Tak Manusiawi PO Bus Sinar Jaya: Tak Bisa Refund, Reschedule, atau Ganti Identitas Meski Karena Sakit atau Kematian</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/kebijakan-tak-manusiawi-po-bus-sinar-jaya-dikecam-penumpang-tak-bisa-refund-reschedule-atau-ganti-identitas-meski-karena-sakit-atau-kematian/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/kebijakan-tak-manusiawi-po-bus-sinar-jaya-dikecam-penumpang-tak-bisa-refund-reschedule-atau-ganti-identitas-meski-karena-sakit-atau-kematian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 11:01:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#posinarjaya #tolak #kebijakantidaksolutif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=524</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejumlah pelanggan PO Bus Sinar Jaya meluapkan kekecewaan...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/kebijakan-tak-manusiawi-po-bus-sinar-jaya-dikecam-penumpang-tak-bisa-refund-reschedule-atau-ganti-identitas-meski-karena-sakit-atau-kematian/">Kebijakan Tak Manusiawi PO Bus Sinar Jaya: Tak Bisa Refund, Reschedule, atau Ganti Identitas Meski Karena Sakit atau Kematian</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-525" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/06/SJ-700x400.png" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p data-start="220" data-end="595">Sejumlah pelanggan PO Bus Sinar Jaya meluapkan kekecewaan mereka atas kebijakan perusahaan yang dinilai tidak manusiawi dan tidak solutif. Salah satu penumpang, Fendi, menyampaikan keluhan melalui pesan yang kini beredar luas, lantaran pihak Sinar Jaya menolak permintaan penggantian identitas penumpang, bahkan saat kondisi darurat seperti sakit atau kematian.</p>
<p data-start="597" data-end="765">“<strong data-start="598" data-end="710">Sangat tidak solutif ka. Kursi bus dibiarkan kosong mubazir. Tidak memberikan service excellent kepada penumpang kalau seperti ini,</strong>” tulis Fendi dalam pesan keluhannya, Senin (2/6/2025).</p>
<p data-start="767" data-end="1096">Menurut Fendi, ia tidak meminta refund atau penjadwalan ulang (<em data-start="830" data-end="842">reschedule</em>), melainkan hanya ingin mengganti identitas penumpang karena orang yang memesan tidak bisa berangkat akibat halangan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Meski tiket sudah dibayar penuh dan tidak ada perubahan rute maupun harga, pihak Sinar Jaya tetap menolak permintaan tersebut.</p>
<blockquote data-start="1098" data-end="1315">
<p data-start="1100" data-end="1315">“<strong data-start="1101" data-end="1302">Pesanan tetap dipakai, hanya ganti orang saja dengan identitas baru karena ada halangan pekerjaan. Kalau sampai sakit orangnya atau mati di jalan misalnya, pihak PO Bus Sinar Jaya mau tanggung jawab mungkin?</strong>” sambungnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1317" data-end="1582">Ia menilai kebijakan semacam ini sangat merugikan pelanggan, tidak logis, dan cenderung mempertahankan idealisme yang tidak pro-konsumen. Dalam kondisi darurat, menurutnya, minimal harus ada opsi penggantian penumpang dengan identitas baru agar tiket tidak sia-sia.</p>
<blockquote data-start="1584" data-end="1719">
<p data-start="1586" data-end="1719">“<strong data-start="1587" data-end="1718">Misal sakit saja tidak bisa diganti orang atau refund. Ruginya apa sih di PO Sinar Jaya? Enggak masuk logika kalau seperti ini.</strong>”</p>
</blockquote>
<p data-start="1721" data-end="2032">Fendi pun berharap aspirasinya dan pelanggan lain bisa didengar dan dijadikan evaluasi bagi PO Bus Sinar Jaya maupun perusahaan transportasi lainnya agar lebih bijaksana dalam mengambil kebijakan. Ia menyarankan pelanggan untuk mempertimbangkan operator lain yang lebih berpihak pada kenyamanan dan kemanusiaan. Fendi dan banyak penumpang lainnya berharap agar suara mereka tidak hanya didengar oleh pihak perusahaan, tetapi juga oleh <strong data-start="1709" data-end="1792">pemerintah pusat, khususnya Menteri Perhubungan dan Presiden Republik Indonesia</strong>, untuk melakukan <strong data-start="1810" data-end="1896">evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan kebijakan transportasi massal di Indonesia</strong>.</p>
<p data-start="1901" data-end="2273">“<strong data-start="1902" data-end="2272">Mohon aspirasi kami sebagai customer bisa dimengerti dan dipahami. Agar pengalaman ini tidak dialami oleh customer lainnya. Kami juga meminta kepada Bapak Menteri Perhubungan dan Bapak Presiden untuk meninjau kembali aturan transportasi umum yang tidak manusiawi seperti ini. Rakyat butuh transportasi yang adil, bijak, dan berpihak kepada kondisi nyata di lapangan.</strong>”pungkasnya</p>
<p data-start="1901" data-end="2273"><strong data-start="2280" data-end="2300">Disclaimer Redaksi:</strong> Hingga berita ini ditayangkan, pihak PO Bus Sinar Jaya belum memberikan pernyataan resmi terhadap permasalahan ini. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak yang bersangkutan.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/kebijakan-tak-manusiawi-po-bus-sinar-jaya-dikecam-penumpang-tak-bisa-refund-reschedule-atau-ganti-identitas-meski-karena-sakit-atau-kematian/">Kebijakan Tak Manusiawi PO Bus Sinar Jaya: Tak Bisa Refund, Reschedule, atau Ganti Identitas Meski Karena Sakit atau Kematian</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/kebijakan-tak-manusiawi-po-bus-sinar-jaya-dikecam-penumpang-tak-bisa-refund-reschedule-atau-ganti-identitas-meski-karena-sakit-atau-kematian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">524</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahfidz Studio TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta, Kenangan Indah Menjelang Kelulusan</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 05:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#SekolahSangJuara #Unggulan #Purwakarta #Terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=517</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwakarta, Sabtu 24 Mei 2025 — Suasana penuh...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/">Tahfidz Studio TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta, Kenangan Indah Menjelang Kelulusan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_520" aria-describedby="caption-attachment-520" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-520" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/Biru-Putih-Abstrak-Modern-Sertifikat-Penghargaan-Juara-Lomba-2-700x400.png" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-520" class="wp-caption-text">Rekaman Siswa-Siswi TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta</figcaption></figure>
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true">
<div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden" tabindex="-1">
<div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="cb4093ce-4bc2-422d-baf4-d17fed70ba42" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark">
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true">
<div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden" tabindex="-1">
<div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="cb4093ce-4bc2-422d-baf4-d17fed70ba42" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark">
<p data-start="106" data-end="420"><em data-start="106" data-end="137">Purwakarta, Sabtu 24 Mei 2025</em> — Suasana penuh semangat menyelimuti siswa-siswi TK B, TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta dalam kegiatan <em data-start="232" data-end="248">Tahfidz Studio</em> yang dilaksanakan pada Sabtu, 24/5/2025. Kegiatan ini menjadi salah satu program spesial bagi siswa-siswi TK B menjelang kelulusan dari jenjang taman kanak-kanak.</p>
<p data-start="422" data-end="888">Tahfidz Studio adalah kegiatan rekaman hafalan Al-Qur’an yang dilakukan oleh setiap anak TK B. Masing-masing anak merekam satu surat Al-Qur’an secara penuh di studio rekaman khusus yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Rekaman ini tidak hanya akan dipublikasikan di media sosial sekolah sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an, tetapi juga akan menjadi kenang-kenangan berharga yang dapat disimpan dan dikenang saat mereka tumbuh dewasa.</p>
<figure id="attachment_521" aria-describedby="caption-attachment-521" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-521" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-26-at-11.26.54-1-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-521" class="wp-caption-text">Ananda Zein Ma&#8217;ali (TK B) sedang rekaman hafalan surat di Studio Rekaman TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta</figcaption></figure>
<p data-start="890" data-end="1323">Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Baik anak-anak, orang tua, maupun guru-guru tampak sangat bersemangat dalam menyambut dan menyukseskan acara ini. Persiapan dilakukan secara matang, mulai dari penataan tempat, pemilihan pakaian yang mendukung penampilan anak saat rekaman, pengaturan kamera untuk hasil terbaik, hingga memastikan kesiapan mental anak-anak agar tampil percaya diri saat membacakan hafalan mereka.</p>
<p data-start="1325" data-end="1526">Kepala TKIT Nurul Hikmah III, Fendi Setiawan, S.Pd dalam sambutannya, menyampaikan bahwa <em data-start="1393" data-end="1409">Tahfidz Studio</em> merupakan salah satu fasilitas istimewa bagi siswa TK B sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.</p>
<blockquote data-start="1528" data-end="1834">
<p data-start="1530" data-end="1834">&#8220;Kami ingin memberikan sesuatu yang bermakna bagi anak-anak sebelum mereka lulus. Melalui Tahfidz Studio, kami berharap ini menjadi kenangan indah yang bisa dikenang sampai mereka dewasa nanti. Ini adalah bentuk penghargaan untuk usaha mereka dalam mencintai Al-Qur’an sejak dini,” ungkap Fendi, Kepala TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta.</p>
</blockquote>
<p data-start="1836" data-end="2035">Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi yang luar biasa antara pihak sekolah dan para orang tua. Kolaborasi yang erat tersebut menjadi kunci utama kelancaran dan keberhasilan program ini. Adapun ke depan murotal yang setiap hari dibunyikan di sekolah bisa menggunakan rekaman hasil siswa-siswi TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta.</p>
<p data-start="2037" data-end="2379">Dengan adanya Tahfidz Studio, TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta tidak hanya memberikan pengalaman berharga dalam proses belajar anak, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan kedekatan emosional antara anak, orang tua, dan sekolah. Sebuah langkah kecil yang membawa makna besar dalam membangun generasi cinta Al-Qur’an sejak usia dini.</p>
<p data-start="2381" data-end="2571" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Selamat dan sukses untuk seluruh siswa TK B TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta. Semoga hafalan yang telah direkam hari ini menjadi cahaya dan keberkahan dalam perjalanan hidup kalian ke depan. Silakan bisa cek kegiatan TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta di Youtube Nurul Hikmah III Purwakarta dan Instagram @nh3_purwakarta.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
<div class="pointer-events-none h-px w-px" aria-hidden="true" data-edge="true"></div>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/">Tahfidz Studio TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta, Kenangan Indah Menjelang Kelulusan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/tahfidz-studio-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-kenangan-indah-menjelang-kelulusan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">517</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Raya Pos: Jalan Hebat dari Anyer ke Panarukan</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 23:44:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siapa Itu Herman Willem Daendels? Herman Willem Daendels...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/">Jalan Raya Pos: Jalan Hebat dari Anyer ke Panarukan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_510" aria-describedby="caption-attachment-510" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-510" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/ljh-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-510" class="wp-caption-text">Hai teman-teman aku Esa Putri Argiyanti siswi kelas 6 di SDIT Nurul Hikmah III Purwakarta! Kali ini aku mau cerita tentang Jalan Raya Pos, atau sering juga disebut Jalan Daendels. Jalan ini sangat terkenal dalam sejarah Indonesia, karena dibuat pada masa penjajahan Belanda oleh seorang tokoh bernama Herman Willem Daendels.</figcaption></figure>
<figure id="attachment_512" aria-describedby="caption-attachment-512" style="width: 680px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-512" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/hihi-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /><figcaption id="caption-attachment-512" class="wp-caption-text">De Groote Postweg atau Jalan Raya Pos adalah sebuah proyek jalan raya yang dibangun oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Herman Willem Daendles dalam misinya memodernisasi Jawa terutama dalam bidang pertahanan dan pemerintahan.</figcaption></figure>
<p><strong>Siapa Itu Herman Willem Daendels?</strong></p>
<p>Herman Willem Daendels adalah seorang jenderal dari Belanda. Ia lahir pada tanggal 21 Oktober 1762 di Hattem, Belanda. Awalnya, ia bukan tentara, tapi seorang pengacara. Tapi lama-lama ia menjadi tentara dan dikenal sangat pintar dalam hal strategi perang. Karena kepintarannya itu, ia dikirim ke Indonesia oleh Raja Louis Napoleon untuk menjadi Gubernur Jenderal di Hindia Belanda, yaitu Indonesia saat masih dijajah.</p>
<p>Daendels datang ke Jawa (Indonesia) pada tanggal 1 Januari 1808. Perjalanannya sangat panjang, bahkan sampai 10 bulan! Ia harus naik kapal jauh-jauh dari Eropa, lewat Maroko, Kepulauan Canary, sampai Amerika dulu sebelum akhirnya sampai ke Indonesia. Ia mendarat di kota Anyer, Banten.</p>
<p><strong>Kenapa Jalan Raya Pos Dibangun?</strong></p>
<p>Saat pertama kali datang, Daendels melihat kondisi jalan di Jawa sangat buruk. Jalan-jalan itu sempit, becek, berlumpur, dan sulit dilewati. Ia jadi khawatir, bagaimana kalau tentara Inggris menyerang? Pasukan Belanda tidak bisa bergerak cepat karena jalan jelek. Nah, karena itu, Daendels punya ide untuk membangun jalan besar yang kuat dan panjang supaya pasukan bisa bergerak cepat dari barat ke timur Pulau Jawa.</p>
<p>Jalan ini diberi nama Jalan Raya Pos atau dalam bahasa Belanda disebut De Groote Postweg.</p>
<p><strong>Proyek Besar: Jalan dari Anyer ke Panarukan</strong></p>
<p>Pembangunan jalan ini dimulai pada tahun 1808. Jalan ini membentang lebih dari 1.000 kilometer dari Anyer di ujung barat Pulau Jawa sampai ke Panarukan di ujung timur. Bayangkan, betapa jauhnya!</p>
<p>Daendels ingin jalan ini selesai dalam satu tahun saja. Ia mulai membangun dari Anyer ke Batavia (sekarang Jakarta), lalu terus ke timur. Untuk membangun jalan sepanjang ini, banyak tenaga kerja yang digunakan, termasuk rakyat Indonesia.</p>
<p><strong>Cara Daendels Membangun Jalan</strong></p>
<p>Di awal pembangunan, Daendels memperbaiki dan memperlebar jalan yang sudah ada. Jalan Anyer ke Batavia yang dulu ditempuh dalam 4 hari, jadi bisa ditempuh dalam sehari saja! Tapi semakin ke timur, pekerjaan makin sulit karena harus melewati hutan belantara, gunung, dan sungai.</p>
<p>Awalnya, pemerintah Belanda membiayai pembangunan jalan ini. Tapi karena uang habis, Daendels meminta para bupati (pemimpin daerah saat itu) untuk membantu pembangunan di daerah masing-masing. Ini membuat banyak rakyat dipaksa kerja keras, bahkan ada yang sakit dan meninggal karena harus kerja berat tanpa alat yang memadai.</p>
<p><strong>Apa Fungsi Jalan Raya Pos?</strong></p>
<p>Walaupun awalnya dibangun untuk keperluan militer, ternyata jalan ini punya banyak manfaat lain juga, lho!</p>
<p>Untuk komunikasi: Surat bisa dikirim lebih cepat dari kota ke kota karena adanya pos-pos pergantian kuda setiap 8 kilometer.</p>
<p>Untuk ekonomi: Barang-barang hasil bumi bisa dikirim dan dijual lebih mudah.</p>
<p>Untuk hukum: Tahanan dan saksi bisa dibawa dengan lebih cepat ke tempat pengadilan.</p>
<p>Untuk persatuan: Pulau Jawa jadi lebih terhubung karena jalan ini menghubungkan kota-kota besar dari barat ke timur.</p>
<p>Sebelum jalan ini ada, perjalanan dari Jakarta ke Surabaya bisa memakan waktu sampai 3 minggu! Tapi setelah jalan jadi, surat bisa sampai dalam waktu beberapa hari saja.</p>
<p><strong>Sisi Gelap dari Pembangunan Jalan</strong></p>
<p>Walaupun Jalan Raya Pos membawa banyak manfaat, tapi kita juga harus tahu bahwa pembangunannya sangat menyusahkan rakyat. Banyak orang Indonesia dipaksa bekerja keras tanpa upah. Mereka harus bekerja di panas, hujan, bahkan di tempat yang berbahaya. Banyak dari mereka yang jatuh sakit dan meninggal.</p>
<p>Karena itu, sebagian orang menganggap Daendels itu kejam dan tidak peduli pada rakyat. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa sistem penjajahan setelah Daendels justru lebih parah. Jadi, kita harus melihat sejarah ini dengan adil dan jujur.</p>
<p><strong>Warisan Daendels</strong></p>
<p>Setelah masa tugasnya selesai, Daendels kembali ke Eropa dan kemudian dikirim ke Afrika untuk menjadi gubernur di sana. Ia meninggal dunia pada tahun 1818 karena penyakit tropis.</p>
<p>Walaupun ia penjajah, Daendels meninggalkan jejak penting dalam sejarah Indonesia, terutama Jalan Raya Pos yang sekarang masih bisa kita lihat sisa-sisanya. Bahkan, banyak jalan utama di Pulau Jawa saat ini dibangun di atas jalur Jalan Raya Pos!</p>
<p>Beberapa kota yang berkembang pesat saat ini, seperti Cirebon, Tegal, Semarang, Surabaya, dan lain-lain, dulunya berada di sepanjang jalan ini. Maka tidak heran kalau jalan ini dianggap sebagai awal mula transportasi modern di Pulau Jawa.</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Jalan Raya Pos adalah jalan besar yang dibangun oleh Herman Willem Daendels dari Anyer sampai Panarukan pada tahun 1808. Jalan ini dibangun untuk kepentingan militer, tetapi juga membawa dampak besar bagi komunikasi, ekonomi, dan persatuan Pulau Jawa.</p>
<p>Walaupun banyak rakyat menderita saat membangunnya, jalan ini tetap menjadi salah satu jejak sejarah penting di Indonesia. Kita bisa belajar bahwa dalam sejarah, ada hal baik dan buruk yang harus kita pahami dengan adil.</p>
<p>Semoga kita sebagai generasi muda bisa mengambil pelajaran dari sejarah ini: bahwa kemajuan itu penting, tapi harus dilakukan dengan cara yang adil dan tidak menyakiti orang lain.</p>
<p><strong>Refrensi</strong></p>
<p>Carey, P. (2008). The Power of Prophecy: Prince Dipanagara and the End of an Old Order in Java, 1785-1855. Leiden: KITLV Press.</p>
<p>Ricklefs, M. C. (2008). A History of Modern Indonesia Since c. 1200. Stanford: Stanford University Press.</p>
<p>Sutherland, H. (1979). The Making of a Bureaucratic Elite: The Colonial Transformation of the Javanese Priyayi. Singapore: Heinemann Educational Books.</p>
<p>Vlekke, B. H. M. (1959). Nusantara: A History of Indonesia. The Hague: W. van Hoeve.</p>
<p>Ricklefs, M.C. (2008). Sejarah Indonesia Modern 1200-2008. Jakarta: Serambi.</p>
<p>Carey, P. (2011). The Power of Prophecy: Prince Dipanagara and the End of an Old Order in Java, 1785-1855. Leiden: KITLV Press.</p>
<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas 6. Jakarta: Kemendikbud.</p>
<p>Tarling, N. (2001). The Cambridge History of Southeast Asia. Cambridge: Cambridge University Press.</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/">Jalan Raya Pos: Jalan Hebat dari Anyer ke Panarukan</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/jalan-raya-pos-jalan-hebat-dari-anyer-ke-panarukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">514</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tasmi’ Al-Qur’an TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta: Puncak Perjuangan Ananda dalam Menghafal Kalamullah</title>
		<link>https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/</link>
					<comments>https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agustin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 00:42:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Purwakarta #DediMulyadi #Sekolah #Islam #Terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarpurwakarta.com/?p=492</guid>

					<description><![CDATA[<p>Foto Uji Tasmi Ananda Faridah oleh ustaz Ahmad...</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/">Tasmi’ Al-Qur’an TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta: Puncak Perjuangan Ananda dalam Menghafal Kalamullah</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-496" src="https://radarpurwakarta.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-09-at-07.44.01-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Foto Uji Tasmi Ananda Faridah oleh ustaz Ahmad Maulana</p>
<p data-start="231" data-end="609"><strong data-start="231" data-end="257"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Purwakarta, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">7 </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Mei </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">2025</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8"> — </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Purwakarta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kembali </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menegaskan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">komitmennya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sebagai </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">salah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">satu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">lembaga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pendidikan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Islam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">terbaik </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kabupaten </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Purwakarta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">melalui </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kegiatan </span><strong data-start="417" data-end="437" data-is-only-node=""><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Tasmi’ </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">digelar </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Aula </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sekolah pada Rabu, (07/05/2025). </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kegiatan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menjadi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">puncak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dari </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">proses </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pembelajaran </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tahfidz </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">telah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ditempuh </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Ananda-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">selama </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kurang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">lebih </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">9 </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hingga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">10 </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bulan.</span></p>
<p data-start="231" data-end="609"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Adapun </span><strong data-start="1075" data-end="1093"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">peserta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Tasmi’</span></strong> <span class="_fadeIn_m1hgl_8">kali </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">antaranya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">adalah </span><em data-start="1123" data-end="1148"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Faridah, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hannah, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Sahiri</span></em><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, Ziyad, Ibrahim, Rasya, Mikhayla, Arman, Tufail, Hanin, Shakil, Razil, Nahla, Hujja, Qisthi, Rakhis, Zein, Nafeesha, Aminah, Nadia, Shafa, Aisha, Kalila, Shanum, Nouran, Nusaibah, Husein, Fahd, Rasya, Abdullah.</span></p>
<p data-start="611" data-end="1026"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Sekolah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dikenal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">karena </span><strong data-start="639" data-end="689"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">integrasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pembelajaran </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">formal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dengan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an</span></strong> <span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tidak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hanya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menerapkan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sistem </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">klasikal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pengajaran Al-Qur&#8217;an</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tetapi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">juga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menyediakan </span><strong data-start="783" data-end="814"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">program </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pengajaran </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">personal</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yaitu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">satu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">untuk </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">satu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siswa, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dilaksanakan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">secara </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">terjadwal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ruangan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">khusus </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">setiap </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">harinya. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Pendekatan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menunjukkan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">totalitas </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mencetak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">generasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’ani </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sejak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">usia </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dini.</span></p>
<p data-start="1028" data-end="1370"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">acara </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Tasmi’ </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kali </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">para </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siswa </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">diuji </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">oleh </span><strong data-start="1079" data-end="1102"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">empat </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">orang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">penguji</span></strong> <span class="_fadeIn_m1hgl_8">profesional </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dengan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">fokus </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">penilaian </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pada </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">aspek </span><strong data-start="1149" data-end="1207"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">makhrajul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">huruf, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kelancaran </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hafalan, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tajwid </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bacaan</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8">. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kegiatan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bukan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hanya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sebagai </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bentuk </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pengecekan kualitas anak-anak, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tetapi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">juga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">apresiasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">atas </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kerja </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">keras </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siswa, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">orang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tua </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mendampingi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">proses </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menghafal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an.</span></p>
<p data-start="1028" data-end="1370">Sementara itu, capaian hafalan Al-Qur&#8217;an tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, dilihat dari jumlah halafan, kualitas bacaan, dan jumlah peserta yang ikut tasmi. Adapun dalam praktiknya ada beberapa anak yang sudah Tuntas Tasmi 1 Juz dengan predikat Mumtaz.</p>
<p data-start="1372" data-end="1440"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kepala </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Purwakarta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pesannya </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menyampaikan:</span></p>
<blockquote data-start="1442" data-end="1692">
<p data-start="1444" data-end="1692"><em data-start="1444" data-end="1692"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">&#8220;</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Alhamdulillah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sudah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">berjuang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menghafal </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ayat </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">suci </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Terima </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kasih </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">untuk </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">para </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">orang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tua, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">seluruh </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">stakeholder </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">telah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">membantu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">anak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hingga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">titik </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Semoga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Allah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">membalas </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">setiap </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kebaikan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dengan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pahala </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">berlipat.&#8221; ungkap Fendi Setiawan, Kepala TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta.</span></em></p>
</blockquote>
<p data-start="1694" data-end="1973"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Ia </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">juga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menegaskan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bahwa </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sekolah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">selalu </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menjaga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">konsistensi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kualitas. </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Seluruh </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">di </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">baik </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kelas </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">maupun </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">guru </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">merupakan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tenaga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">profesional </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">telah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mengantongi </span><strong data-start="1897" data-end="1927"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">sertifikasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">pendidik </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">resmi</span></strong> <span class="_fadeIn_m1hgl_8">sebagai </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">bukti </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">kompetensi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dedikasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mereka.</span></p>
<p data-start="1975" data-end="2201"><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Kegiatan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Tasmi’ </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">ini </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">tidak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">hanya sebagai</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8"> rutinitas kegiatan saja</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">namun </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">juga </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">wujud </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">nyata </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">misi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">TKIT </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Nurul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Hikmah </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">III </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dalam </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">membentuk </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">karakter </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siswa </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">yang </span><strong data-start="2119" data-end="2200" data-is-only-node=""><span class="_fadeIn_m1hgl_8">berakhlak </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">mulia, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">cinta </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Al-</span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">Qur’an, </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">dan </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">siap </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">menjadi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">generasi </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">unggul </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">masa </span><span class="_fadeIn_m1hgl_8">depan</span></strong><span class="_fadeIn_m1hgl_8">.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/">Tasmi’ Al-Qur’an TKIT Nurul Hikmah III Purwakarta: Puncak Perjuangan Ananda dalam Menghafal Kalamullah</a> appeared first on <a href="https://radarpurwakarta.com">Radar Purwakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://radarpurwakarta.com/tasmi-al-quran-tkit-nurul-hikmah-iii-purwakarta-puncak-perjuangan-ananda-dalam-menghafal-kalamullah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">492</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
